SAMALANGA – Sedikitnya 102 santri dan staf pengajar di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga mengalami luka dan terkilir akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter, Rabu, 7 Desember 2016. Rata-rata korban terluka akibat meloncat dari lantai atas saat kubah Masjid Dayah MUDI Mesra ambruk pagi tadi.
“Menurut pantauan kami, kebanyakan santri dan dewan guru terkilir, luka ringan hingga luka berat. Sebanyak 102 santri dan dewan guru harus dibawa ke rumah sakit terdekat dan ke tempat pengobatan terkilir di Samalanga, dan Ulee Glee,” ujar salah satu dewan guru Dayah MUDI Mesra, Teungku Arif Aron.
Teungku Helmi, salah satu kolumnis portalsatu.com dari Dayah MUDI Mesra melaporkan, bantuan terus berdatangan dari kecamatan dan pemerintah kabupaten. Hal ini dibenarkan Kabag Humas MUDI Mesra Samalanga, Teungku Mustafa Lamno.
“Ya, hingga saat ini bantuan terus berdatangan dari kecamatan dan dinas terkait dari kabupaten,” katanya.[]


