Pabrikan otomotif sedang berlomba-lomba mengembangkan kendaraan listrik. Mobil listrik yang bertenaga dan irit konsumsi listrik menjadi tujuan para produsen kendaraan ini.
Dan ternyata adu kuat dalam hal kecepatan pada mobil listrik sudah ada sejak satu abad lalu. Tepatnya pada 16 November 1901, 117 tahun silam, sebuah mobil listrik bernama Riker Torpedo Racer berhasil mencetak rekor dunia.
Pencipta Riker Torpedo Racer adalah Andrew Riker, seorang insinyur, builder mobil dan juga merupakan seorang pilot.
Mobil listrik Riker Torpedo Racer pada saat itu berhasil mencetak rekor dengan melakukan drag pada lintasan lurus sejauh 1 mil (1,6 km).
Riker Torpedo Racer hanya memerlukan 63 detik untuk melewati garis finis dengan top speed mencapai 91 km/jam. Rekor tersebut dilakukan pada perlombaan di Coney Island, New York, Amerika Serikat yang disponsori Long Island Automobile Club.
Kecepatan milik Riker Torpedo Racer dianggap luar biasa karena saat itu belum ada mobil listrik yang mampu berjalan secepat itu.
Dalam membangun Riker Torpedo Racer, Andrew menggunakan roda dari sepeda dan sebuah rangka berbentuk persegi.
Mobil listrik ini tak memiliki kokpit, sehingga pembalapnya harus duduk di atas sebuah papan persegi di atasnya. Material yang digunakan dalam membangun Riker Torpedo Racer terbuat dari bahan metal, karet, dan kayu. Dimensinya sendiri memiliki tinggi 88 cm, panjang 322 cm, dan lebar 55,5 cm.
Andrew bukan sekadar membangun mobil listrik biasa, tetapi ia membangun mobil listrik khusus balap. Ini dilakukan Andrew untuk tetap mempertahankan keunggulan perusahaan mereka di pasar mobil listrik. Tak ayal, saat itu rekor yang dibuat Riker Torpedo Racer mampu bertahan hingga 10 tahun.
Bukan yang pertama
Pada awal 1900-an, mobil listrik memang masih jauh terdengar gaungnya karena listrik sendiri juga belum terdistribusi dengan baik seperti halnya bahan bakar fosil. Saat itu Riker Torpedo Racer memang yang tercepat, namun mobil listrik bikinan Andrew Riker ini bukanlah yang pertama.
Tahun 1891, seseorang bernama William Morrison pernah mencoba untuk menjual mobil listrik. Mobil listrik buatan William memiliki motor listrik bertenaga 4 dk yang ditenagai dari baterai 24 sel dan berbobot 362 kg dengan top speed mencapai 22 km/jam. Saat itu mobil buatan William sudah sangat inovatif, namun tetap saja tak ada seorang pun yang mau membeli.
Walaupun begitu, beberapa tahun setelahnya ada perusahaan yang berhasil menjual beberapa mobil listrik. Yakni Pope Manufacturing Company dari Connecticut, Amerika Serikat yang berhasil menjual beberapa mobil listrik mereka bernama Columbia Electric Phaetons.
Columbia Electric Phaetons lebih berat daripada buatan William Morrison, tapi bisa berlari lebih cepat, yaitu 24 km/jam.
Fokus mobil balap listrik
Andrew Riker memang berbeda dengan William Morrison maupun Pope Manufacturing Company, ia lebih berfokus pada mobil balap listrik. Seperti pada tahun 1986, mobil buatan Andrew berhasil memenangi balapan mobil yang pertama kali diadakan di Cranston, Rhode Island.
Pada sirkuit yang aslinya tempat pacuan kuda tersebut, mobil listrik Andrew berhasil melahap lima putaran (kurang lebih 8 km) hanya dalam waktu sekitar 15 menit.
Selain itu mobil listrik buatan Andrew juga pernah menjuarai ajang balap jarak jauh di Long Island pada tahun 1900. Pada ajang balap sejauh 50 mil (80 km) tersebut, garapan Andrew adalah satu-satunya mobil yang bertenaga listrik. Keadaan tersebut juga sama seperti yang terjadi di Coney Island, 16 November 1901.
Saat pencetakan rekor, Riker Torpedo Racer melawan delapan mobil berbahan bakar minyak serta enam mobil bermesin uap. Walaupun hanya menempati posisi ketiga sebagai mobil tercepat, namun tetap saja Riker Torpedo Racer adalah mobil listrik tercepat pada era tersebut.
Good job Andrew Riker!
Penulis: Adi Wira Bhre Anggono.[]Sumber: gridoto.com/kompas.com/history.com/thehenryfoard.org







