LHOKSUKON Sebanyak 14 rumah warga di tiga desa dalam Kecamatan Baktiya, Aceh Utara rusak parah akibat diterjang angin puting beliung, Minggu, 15 Mei 2016, sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu warga terluka di bagian kepala.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun portalsatu.com di lokasi, 11 rumah rusak parah di Gampong Pucok Alue, satu rumah di Gampong Alue Dama, serta dua rumah dan satu balai pengajian rusak di Gampong Alue Bilie Gelumpang. Sementara korban yang terluka merupakan istri Iskandar, 46 tahun, warga Gampong Alue Dama yang rumahnya ikut rusak.
Kemarin sore saat hujan deras disertai petir dan angin kencang, saya bersama anak-anak berteduh di dalam rumah. Tiba-tiba atap (bumbung) rumah anak saya, Nurdin, 37 tahun, terbang setinggi 2 meter ke udara, kata Badriah, 45 tahun, warga Gampong Pucok Alue saat ditemui di lokasi.
Setelah terbang, lanjutnya, bumbung itu mengenai kabel tiang listrik, lalu terhempas di halaman rumah. Saya melihat seluruh penghuni rumah sangat ketakutan. Saya pun meminta mereka mengungsi ke rumah saya. Saat itu hujan masih turun deras, ujarnya.
Sementara itu, Muhtar, 35 tahun, warga Gampong Alue Bilie Gelumpang mengatakan, rumah salah satu kerabatnya, Azhar, 28 tahun, di Gampong Pucok Alue juga rusak dihantam puting beliung.
Padahal besok (Selasa) di rumah Azhar akan berlangsung pesta preh dara baroe. Walau bagaimana pun acaranya tetap akan berlangsung, mengingat undangan telah disebar. Saat atap rumah Azhar diterbangkan angin, saya juga berada di lokasi untuk membantu persiapan pesta, ungkapnya.
Imum Mukim Alue Ie Puteh, Teungku Muhammad Thaib menyebutkan, sejauh ini yang terdata ada 14 rumah warga yang rusak di tiga desa tersebut, serta satu balai pengajian. Namun kondisi terparah terjadi di Gampong Pucok Alue dan Alue Dama.
Setidaknya 10 keluarga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat karena rumahnya rusak parah. Saat ini kami sedang mengupayakan bantuan masa panik ke Dinas Sosial Aceh Utara,” pungkasnya.[]



