TAKENGON – Sebanyak 15 kepala keluarga di Kampung Kerawang, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, yang mengungsi akibat longsor dan banjir lumpur menerima bantuan masa panik, Senin, 25 Januari 2016.

Camat Rusip Antara, M. Aris, merincikan bantuan tersebut terdiri dari beras 200 kilogram, lauk pauk 30 paket, makanan siap saji 20 paket, dan selimut 15 potong. Selain itu, mie instan 600 bungkus, air mineral ukuran besar 15 kotak, baju anak 15 potong, dan baju orang dewasa 15 potong.

“Bantuan masa panik ini sangat dibutuhkan selama darurat atau mengungsi, sekaligus untuk memastikan pengungsi tidak kekurangan makanan,” ujar Aris ketika menyerahkan bantuan. 

Dia mengatakan bantuan pangan dan sandang untuk masa panik tersebut disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah.

Diwartakan sebelumnya, longsor dan banjir pada 23 Januari 2015 tersebut telah merusak dua unit rumah dan menyebabkan 15 kepala keluarga mengungsi. Pengungsian warga dilakukan berdasarkan hasil tinjauan lokasi yang dilakukan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi.

“Bila curah hujan kembali tinggi, dikhawatirkan longsor dan banjir lumpur kembali terjadi, karenanya lebih baik bagi 15 keluarga tersebut untuk mengungsi sementara,” kata Kepala BPBD, Jauhari.

Dari 15 kepala keluarga yang mengungsi tersebut, enam diantaranya ditampung di Taman Kanak-Kanak Kampung Ketapang. Sementara 9 kepala keluarga lainnya mengungsi ke Kampung Pantan Tengah.[](bna)