BANDA ACEH — Sebanyak 160 peserta mengikuti seleksi ujian tulis calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kota Banda Aceh yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat, di Aula Balai Kota Pemerintahan Kota (Pemkot) Banda Aceh, Kamis, 8 Februari.
Ketua KIP Kota Banda Aceh, Munawar Syah, selaku komisioner, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan seleksi calon anggota PPK setelah sebelumnya 186 peserta dinyatakan lolos tahapan seleksi administrasi oleh KIP.
“Peserta seleksi ujian tulis yang hadir hari ini berjumlah 156 dari 186 yang lolos seleksi administrasi sebelumnya. Jadi, ada sekitar 26 orang yang tidak hadir,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima, Jumat, 9 Februari 2018.
Dia mengatakan, keterlibatan masyarakat Kota Banda Aceh pada pesta demokrasi 2019 mendatang, terbilang antusias. Hal itu berdasarkan dari banyaknya calon anggota PKK yang telah mendaftar serta hadir mengikuti ujian tulis.
“Jadi, ini kesempatan untuk masyarakat, walaupun kuota yang diterima sedikit, 27 orang, tapi melihat animo masyarakat kota Banda Aceh untuk menjadi penyelenggara pemilu tingkat kecamatan, saya rasa dengan 156 orang ini sudah bisa dikatakan cukup antusias,” katanya.
Dia menambahkan, hasil dari seleksi ujian tulis ini akan diumumkan ke masyarakat, untuk diberi tanggapan dan sebagai informasi jika ternyata ada calon anggota yang tidak memenuhi persyaratan dalam peraturan KPU.
“Secara khusus syaratnya ada dalam peraturan KPU,” kata Munawar.
“Jadi peraturan KPU ini memberikan persyaratan umum menyangkut integritas, tidak boleh menjadi anggota PPK dua kali berturut-turut, tidak boleh tergabung atau berafiliasi dengan partai politik dan sebagainya,” ujarnya lagi.
Pada tahapan seleksi ujian tulis, akan disaring 6 calon anggota PPK dari masing-masing kecamatan untuk mengikuti tahapan berikutnya yaitu seleksi wawancara. Sesuai dengan peraturan KPU, hasil akhirnya akan ada 3 anggota PPK di tiap kecamatan.
“Pengumuman peserta yang lolos sendiri rencananya dijadwalkan pada Sabtu, 10 Februari 2018 mendatang,” ujarnya.
“Setelah selesai tahapan wawancara, nanti akan kita lakukan pelantikan kemudian setelah itu ada bimbingan teknis tentang seluruh tahapan pemilu yang menjadi bagian tanggung jawab PPK,” kata Munawar.




