BLANGKEJEREN – Sebanyak 17 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues melakukan penelusuran terkait beberapa kegiatan tahun 2020 yang belum dibayarkan. Di antaranya, program Seco (Sela Covid) Dinas Pertanian dan honorium petugas kesehatan.

Informasi diperoleh portalsatu.com/, 17 Anggota DPRK Gayo Lues mulai melakukan penelusuran setelah diterbitkan surat tugas oleh Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin Nomor: 170/59/DPRK/2020.

Dalam surat tugas itu disebutkan bahwa berdasarkan hasil rapat pembahasan dokumen perbaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gayo Lues Tahun Anggaran 2020, masih terdapat anggaran bersumber dari BTT (Belanja Tak Terduga) terhadap beberapa kegiatan belum dibayarkan, antara lain program Seco pada Dinas Pertanian, dan honorium petugas kesehatan.

Berkenaan hal tersebut, Pimpinan DPRK Gayo Lues menugaskan nama-nama: Muhammad El-Amin sebagai ketua tim dengan anggota H. Idris Arlem, Said Ahmad, Ilyas, Hj. Salamah dan Iskandar ke Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum.

Berikutnya, Ridwansyah selaku ketua tim dengan anggota Drs. H. Abdul Karim, M.M., H. Khalidin, Rajali, Ibrahim, dan Ali Amran ke Dinas Pertanian. Lalu, M. Yusuf, HS., selaku ketua tim dengan anggota Abdussalam, Deddy Yopiansyah, S.ST., M.Si., Mardin, dan Japar ke Dinas PU dan BPBD.

"Melaksanakan investigasi/uji petik masing-masing SKPK dalam rangka perbaikan dokumen LKPJ Bupati Gayo Lues tahun anggaran 2020, selama tiga hari kalender dari 27 sampai 29 Mei 2021. Setelah menjalankan tugas masing-masing tim agar memberikan laporan kepada pimpinan sebagai bahan rekomendasi atas LKPJ Bupati Gayo Lues Tahun Anggaran 2020," kata Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin dalam surat dikeluarkan tanggal 25 Mei 2021 tersebut.

Ketua Komisi B DPRK Gayo Lues, Ridwansyah, Senin, 31 Mei 2021, malam, membenarkan adanya penelusuran tersebut. Menurut dia, penelusuran yang dilakukan DPRK belum selesai lantaran ada kepala dinas tidak di tempat. DPRK juga belum mengetahui secara pasti sampai kapan dilakukan penelusuran karena dibagi menjadi tiga kelompok.

"Betul, cuman bukan Pansus, kami turun menelusuri ada beberapa hal yang belum dibayarkan. Seperti program Seco tahun 2020 dan honorarium tim medis," kata Ridwansyah melalui pesan WhatsApp.[]