BLANGKEJEREN – Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, satu-satunya jalan untuk penyelamatan adalah melakukan relokasi penduduk. Pasalnya tanah gunung yang labih di sekitar pemukiman warga sudah sangat membahayakan.

Kabid Rehabillitasi dan Rekontruksi BPBD Gayo Lues, Muhammad Saleh, Jum'at, 3 Januari 2020 mengatakan, bencana alam di Kecamatan Tripe Jaya hampir setiap tahun terjadi, selain rumah direndam banjir bandang dan ancaman longsor, ada juga rumah warga yang hanyut diseret arus sungai Kuala Tripe.

“Jika semua pihak setuju, BPBD akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk melakukan relokasi perumahan warga, atau memindahkan rumah penduduk dari lokasi rawan bencana ke tempat yang lebih aman. Semua itu baru bisa dilakukan jika disetujui oleh pemerintah,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani. Menurutnya, rumah warga Uyem Beriring dan desa Pasir Tripe Jaya harus dilakukan relokasi secepat mungkin untuk menghindari bencana, karena selama ini sudah sangat sering terjadi bencana alam di dua desa tersebut.

“Memang desa Uyem Beriring ini harus direlokasi, karena sudah ada kajian dari UGM juga, bahwasanya tanah di dekat desa ini labil dan sangat rawan terjadi longsor dan banjir bandang, untuk itu, kita dari Pemerintah Daerah meminta kepada Pemerintah Pusat agar mendukung relokasi warga ini,” harapnya.[Win Porang]