SIGLI – Hingga tahun 2016, Badan Narkotika Nasional (BNN) sudah menerima proposal pengajuan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dari 163 Kabupaten/ Kota di Indonesia. Kabupaten Pidie memperoleh nilai 91 dalam penilaian kelayakan BNN).
Untuk menyakinkan pihak BNN, Pemerintahan Kabupaten Pidie yang dipimpin langsung Wakil Bupati Pidie, M.Iriawan SE menyambangi Kantor BNN pusat sebagai keseriusan kabupaten Pidie membutuhkan BNNK, pekan silam.
Sebagai pendukung, dalam rombongan diikutsertakan, Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK. MH, Kajari Sigli, Rachmad Vidianto, SH. MH, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan Mustafa Kamal, Kepala Kesbangpolinmas, Bahrul Walidin dan Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Haris, SSTP. M.Si.
Menurut Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Haris, pihaknya diterima langsung Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana BNN Republik Indonesia, Hadi Gunawan di ruang kerjanya kantor BNN dan langsung melakukan audiensi tentang pembentukan BNN di Kabupaten Pidie.
Dalam Audiensi itu, permohonan kita, menurut Hadi Gunawan akan memperttimbangkan pembentukannya, terang Haris kepada portalsatu.com, Senin 14 Maret 2016.
Dalam pertemuan itu Hadi Gunawan menjelaskan, dalam 2016 ini sudah 163 Kabupaten/Kota memohon pembentukan BNN Kabupaten. Setelah dilakukan verifikasi sesuai dengan Perka BNN Nomor 5 Tahun 2015, hanya 68 Kabupaten/Kota yang dapat ditindaklanjuti untuk pembentukan BNNK.
Salah satunya Kabupaten Pidie menjadi perioritas pembentukan BNNK tahun 2016 ini. Hal ini tentunya dilihat dengan keseriusan pemerintah Pidie membangun komunikasi dengan kami selama ini, kata Hadi Gunawan yang disampaikan Haris, sembari menambahkan Pidie memiperoleh nilai 91 hasil verifikasi pihaknya.
Hadi melanjutkan, 68 Kabupaten/kota ini telah di ajukan kepada pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN) untuk di proses lebih lanjut, karena ini merupakan pemebentukan Instansi vertikal maka membutuhkan persetujuan dari Menpan menyangkut dengan personil dan juga anggaran nantinya. Untuk saat ini di seluruh indonesia telah dibentuk 129 BNNK.
Untuk menunjang pemberantasan narkoba yang merupakan penyakit musuh negara, pembentukan BNNK harus dilakukan, imbuh Hadi.
Wakil Bupati Pidie M. Iriawan, SE pada pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Pidie telah sangat siap menerima dibentuknya BNNK, dan ini merupakan suatu hal yang sangat mendesak, karena Pidie merupakan daerah lintas yang sering dijadikan tempat persinggahan peredaran narkoba, pemerintah daerah bersama unsur forkopimda telah komit dalam hal pemberanntasan narkoba, karena ini menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. Kita juga sudah menyediakan lahan untuk pembangunan kantor BNN, kata Iriawan.[]tyb



