Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaBerita Banda Aceh2022: PT Banda...

2022: PT Banda Aceh Adili 666 Perkara Banding, Diharapkan Jadi Pertimbangan Naik ke Tipe A

BANDA ACEH – Pengadilan Tinggi Banda Aceh (PT Bna) telah mengadili sebanyak 666 perkara banding selama tahun 2022.

“Besaran perkara yang ditangani tahun ini oleh PT Banda Aceh diharapkan dapat menjadi unsur pendukung dan bahan pertimbangan yang kuat bagi Mahkamah Agung dan Presiden melalui Kemenpan-RB untuk menaikkan tipe pengadilan tinggi kita dari yang selama ini tipe B menjadi tipe A. Proses kenaikan tipe tersebut sudah kita usulkan ke Mahkamah Agung melalui Dirjen Badilum dan Deputi Kelembagaan Kemenpan-RB,” ujar Ketua PT Bna, Dr. Suharjono, Jumat, 30 Desember 2022.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) yang disampaikan Humas PT Bna, Dr. Taqwaddin, hingga Jumat (30/12), pukul 11.30 WIB, sisa perkara banding tahun 2021 sebanyak 66 perkara, dan diterima dari 22 pengadilan negeri di Provinsi Aceh selama tahun 2022 mencapai 677 perkara. Dari jumlah 743 perkara banding itu, telah diadili dan dikeluarkan putusan mencapai 666 perkara, sehingga sisa tahun 2022 sebanyak 77 perkara.

“Total capaian penyelesaian perkara (selama tahun 2022) sebesar 90%,” kata Taqwaddin dalam keterangannya kepada wartawan.

Secara ringkas, hasil rekapitulasi perkara tahun 2022 dari empat pembidangan perkara sebagai berikut:

Perkara Perdata: sisa tahun 2021 lalu 8 perkara, terima 2022 sebanyak 126 perkara, diadili/putusan sebanyak 121 perkara, sisa 2022 ialah 13 perkara dengan capaian penyelesaian 90,30%.

Perkara Pidana: sisa 2021 sebanyak 53 perkara, terima 2022 mencapai 504 perkara, diadili/putusan sebanyak 498 perkara, sisa 2022 berjumlah 59 perkara dengan capaian penyelesaian 89,41%.

Perkara Tipikor: sisa 2021 ada 3 perkara, terima 2022 sebanyak 38 perkara, diadili/putusan 41 perkara, sisa 2022 nol, capaian penyelesaian 100%.

Perkara Anak: sisa 2021 ada 2 perkara, terima 2022 berjumlah 6 perkara, diadili/putusan 6 perkara, sisa 2022 yakni 2 perkara dengan capaian penyelesaian 75%.

Diperkirakan kuantitas perkara pada tahun 2022 sebanding dengan jumlah perkara 2021 saat PT Banda Aceh menerima total 681 perkara.

Perkara terbanyak yang diadili Majelis Hakim Tinggi PT Bna adalah perkara pidana dengan klasifikasi narkotika. Jenis kejahatan penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut terakumulasi sebanyak 364 perkara dari keseluruhan 557 perkara di ranah pidana yang ditangani 2022.[](rilis)

Baca juga: