SIGLI – Sedikitnya 22 pelajar Muslim Mindanao Filipina mendapatkan beasiswa dari Yayasan Sekolah Sukma Bangsa (SSB) Pidie. Mereka akan mengenyam pendidikan tingkat menengah di SSB Pidie selama empat tahun.
Ke 22 pelajar tersebut berasal dari kawasan Cotabato, Baslian, Sulu, Tawi dan Zamboanga. Mereka diperkirakan tiba di SSB pada Selasa, 30 Agustus 2016.
Informasi yang diterima portalsatu.com dari media officer Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Muchlisan Putra, puluhan pelajar bangsa Moro ini diantar langsung oleh Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen B Isletta. Sementara di acara penyambutan, dijadwalkan hadir Duta Besar Indonesia untuk Filipina, Jhoni J Lumintang, dan Ketua Yayasan Sukma, Reriel Moerdijat.
Muchlisan mengatakan para pelajar dari Filipina ini nantinya akan mendapat lesson learned melalui program beasiswa tersebut. Menurutnya program ini berjalan atas kerjasama SSB Pidie dengan Fasilitas Contacting Group dan The Autononous Regional in Muslim Mindanao. Sementara untuk proses rekruitmen pelajar turut melibatkan Direktur SSB Pidie, Tongky, yang menilai iklim politik di kawasan Mindanao telah menjadikan pendidikan sebagai korban paling tersakiti.
“Naskah kerjasama disepakati pemberian beasiswa yang bertujuan agar anak-anak bangsa Moro dapat menyelesaikan pendidikan menengah mereka,” kata Muchlisin.[](bna)

