Ada banyak istilah berbahasa Indonesia yang kadang dilupakan atau bahkan tak pernah didengar oleh masyarakat sebab jarang sekali digunakan. Orang Indonesia kadang baru tahu keberadaan istilah tersebut kala membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia atau Tesaurus.
Setidaknya, ada 23 istilah yang mewakilinya. Apa saja?
- Rebas berarti bertitikan; berjatuhan (air, air mata).
- Racau berarti berbicara tidak karuan (waktu sakit, demam, dan sebagainya); mengingau, mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa mempunyai arti khusus (dituturkan anak usia 3-12 bulan).
- Berandang berarti tampak dengan jelas; mulai terlihat (karena tidak ada yang menutupi atau melindungi).
- Cokol berarti duduk-duduk berkumpul; berdiam; bertempat tinggal (bersarang: kawanan penjahat dan sebagainya).
- Lasak berarti selalu ingin bergerak; tidak dapat tenang (diam); selalu ingin mengerjakan sesuatu.
- Bedegap berarti kuat; tegap.
- Lanyak berarti melumat-lumat tanah dengan diinjak-injak supaya gembur atau berlumpur; memukul kuat-kuat; tidak mempedulikan; melecehkan.
- Calak berarti bagus, elok, cakap, cemerlang.
- Nyenyat berarti sunyi senyap; hening.
- Gamang berarti merasa takut (ngeri serta khawatir); lengang.
- Camar berarti lahap; rakus; sangat gemar.
- Ambau berarti terjun; menyerah.
- Jenat berarti mati (sudah) meninggal.
- Syak berarti rasa kurang percaya (sangsi, curiga, tidak yakin, ragu-ragu).
- Sigi/menyigi berarti menjolok, (mencungkil, mengorek) lubang atau liang.
- Menyaru berarti menyamar
- Risak berarti mengusik; mengganggu.
- Masygul berarti bersusah hati karena suatu sebab; sedih; kesal; sebal.
- Lunyai berarti lusuh; kumal
- Laung berati suara yang kuat (nyaring) yang diteriakkan (untuk memanggil atau menyeru)
- Sani berarti mulia; luhur; indah.
- Sondai berarti miring; landai.
Nah, istilah-istilah itu bisa kamu gunakan sekarang untuk memperkaya tulisan atau memperindah karya puisimu. Sepakat?
Sumber: IDNtimes.com

