BANDA ACEH — Dinas Pendidikan Aceh mengirimkan 24 siswa dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Bandung, Jawa Barat. Siswa tersebut dimagangkan selama satu bulan untuk memperdalam keahlian di bidang Instalasi Jaringan, Sharing Data dan Instalasi OS, dan membuat database, pada badan usaha Teknologi Informasi Indonesia, DiAntara Intermedia.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh Teuku Miftahuddin mengatakan, pemagangan siswa SMK tersebut diselenggarakan setelah sebelumnya pihak Dinas Pendidikan Aceh melakukan penjajakan kompetensi program magang tersebut ke DiAntara Intermedia.
“Pemagangan di badan usaha teknologi informasi Indonesia, DiAntara Intermedia, karena perusahaan tersebut merupakan badan usaha yang bergerak bidang teknologi informasi, di mana juga memiliki spesialisasi di bidang pengembangan sistem informasi, sistem aplikasi, web hosting, jaringan data dan solusi IT di tanah air,” ujar Teuku Miftahuddin melalui siaran pers, Minggu, 29 Oktober 2017.
Menurutnya, dewasa ini, perkembangan internet di Indonesia sangat pesat, dan DiAntara Intermedia hadir sebagai bentuk kesiapan menghadapi era globalisasi dan era internet ini.
“Dukungan support yang andal dan profesional, layanan dan fasilitas server prima, serta tim muda dan kreatif DiAntara Intermedia berkomitmen untuk memberikan solusi yang mudah, ringkas dan mutakhir dengan teknologi terkini untuk memenuhi kebutuhan IT di Indonesia, itu sebabnya kita melakukan kerjasama dengan perusahaan tersebut,” tuturnya.
DiAntara Intermedia disebutkan memiliki tim R&D IT yang menjamin pelanggan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari produk dan jasa maupun produk yang DiAntara Intermedia kembangkan bersama dengan pelanggan.
“Dengan komitmen tim DiAntara Intermedia menciptakan inovasi-inovasi baru dan menerapkan teknologi terkini (state-of-the-art) dalam setiap produk atau jasa yang tersedia, diharapkan dapat diserap oleh siswa kita guna mencapai visi-misi Pemerintah Aceh mewujudkan Aceh Carong dapat terlaksana dengan sempurna,” ujarnya.
Kepada siswa ia berpesan agar bersungguh-sungguh mengikuti proses pemagangan di lembaga tersebut.
“Ikuti segala aturan yang diberlakukan pihak badan usaha Teknologi Informasi Indonesia, DiAntara Intermedia, tunjukkan bahwa kita benar-benar mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik dalam membangun pendidikan Aceh,” pesannya.
Sebelumnya, pelepasan siswa SMK untuk mengikuti magang ke badan usaha Teknologi Informasi Indonesia, DiAntara Intermedia, dipusatkan di SMK Negeri Al-Mubarkeya, Aceh Besar yang merupakan outlet dari sejumlah SMK yang siswanya mengikuti pemagangan ini.[]




