Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
Beranda33 Satker Lhokseumawe,...

33 Satker Lhokseumawe, Hanya 8 Sudah Publikasi Proyek 2016

LHOKSEUMAWE – Dari 33 satuan kerja (Satker) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, hanya delapan Satker yang sudah memublikasikan rencana umum pengadaan (RUP) berisi daftar proyek tahun 2016.

Hasil penelusuran portalsatu.com pada laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Senin, 21 Maret 2016, sekitar pukul 13.30 WIB, hanya tujuh Satker Kota Lhokseumawe yang telah memublikasikan/mengumumkan RUP tersebut. Hal itu terlihat pada Rekapitulasi RUP Kota Lhokseumawe Tahun Anggaran 2016.

Ketika portalsatu.com mengecek kembali data Rekapitulasi RUP Kota Lhokseumawe Tahun Anggaran 2016, sekitar pukul 20.00 WIB tadi, bertambah satu Satker lagi yang telah memublikasi daftar proyek/pengadaan barang dan jasa (PBJ). Sehingga menjadi delapan Satker yang sudah memublikasikan RUP 2016 di situs resmi LPSE.

Adapun delapan Satker Kota Lhokseumawe yang sudah memublikasikan RUP 2016 adalah (1) Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Sejahtera; (2) Dinas Kesehatan; (3) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga; (4) Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan; (5) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi; (6) Sekretariat Daerah, (7) Sekretariat Dewan; dan (8) Dinas Syariat Islam.

Sementara 25 Satker lainnya hingga berita ini diturunkan, belum tampak data RUP pada Rekapitulasi RUP Kota Lhokseumawe Tahun Anggaran 2016 di laman resmi LPSE.

Ketua Pokja Pekerjaan Konstruksi pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemko Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, dihubungi ke telpon selulernya, Senin, 21 Maret 2016, sekitar pukul 12.15 WIB, tidak merespon panggilan masuk. Sejak usai siang hingga pukul 20.45 WIB tadi, Dedi Irfansyah juga belum merespon konfirmasi portalsatu.com terkait belum semua Satker menayangkan RUP 2016 di situs LPSE.

Salah seorang praktisi pegadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah yang dimintai komentarnya terkait hal itu kemudian menjelaskan, publikasi RUP melalui LPSE mestinya ditangani masing-masing Satker atau dinas.

“Di setiap dinas ada satu admin (LPSE), tinggal di-entry (untuk menayangkan data RUP dinasnya), dia itu sudah dilatih. Jadi, terkesan aneh kalau masih ada dinas yang belum mengumumkan RUP 2016 sampai saat ini,” ujar praktisi PBJ pemerintah itu yang enggan namanya dipublikasikan.

Salah satu Satker di Kota Lhokseumawe yang belum memublikasikan RUP 2016 adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU). Padahal, sudah menjadi rahasia umum, di Satker inilah paling banyak PBJ/proyek fisik yang harus ditender melalui LPSE.  

Kepala Dinas PU Lhokeumawe Mulyanto dan sekretaris dinas ini Nirwansyah beberapa kali dihubungi terpisah, Senin, 21 Maret 2016, siang hingga sore, telpon seluler keduanya tidak aktif.

Berdasarkan ketentuan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang PBJ Pemerintah, pengguna anggaran (PA) pada masing-masing kementerian/lembaga/pemerintah daerah/institusi lainya (K/L/D/I) diminta mengumumkan (memublikasikan) RUP, salah satunya dalam portal pengadaan nasional melalui LPSE.[] (idg)

Baca juga: