SUBULUSSALAM – Kota Subulussalam mendapat tambahan sebanyak 38 personel Polda Aceh untuk mengamankan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh pada 15 Februari 2017.
“Personel Polda Aceh sudah tiba tadi malam, mereka membantu pengamanan di titik yang dianggap rawan,” kata Waka Polres Aceh Singkil, Kompol Mugi Prasatyo kepada portalsatu.com di sela-sela menghadiri apel aparatur desa dan pengecekan kendaraan roda dua kepala kampung di Lapangan Sada Kata, Senin, 13 Februari 2017.
Mugi menjelaskan Polres Aceh Singkil mendapat tambahan pengamanan dari Polda Aceh sebanyak 80 personel dari jumlah 91 personel yang diajukan sebelumnya.
Sebanyak 42 personel di tempatkan di wilayah Aceh Singkil karena di daerah ini digelar Pilgub Aceh dan pemilihan bupati-wakil bupati. Sedangkan Subulussalam hanya melaksanakan Pilgub Aceh.
“Tambahan dari Polda Aceh 80 personel, 42 di Singkil dan 38 personel di Subulussalam. Titik rawan itu lebih kepada TPS yang berada di wilayah pedalaman,” katanya.
Waka Polres mengatakan tingkat kerawanan Pilgub Aceh di Subulussalam tidak begitu mengkhawatirkan. “Tingkat kerawanan agak kurang, karena hanya Pilgub,” kata Mugi.
Ia berharap Pilgub Aceh berjalan sukses tanpa ada gangguan keamanan. Aparatur desa diminta menjaga netralitas, dan jangan melakukan tindakan provokasi.
“Kades harus netral dan turut mengawasi proses Pilgub agar sukses, jangan melakukan tindakan di luar hukum, jangan jadi provokator,” katanya.[]



