Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaBerita Pidie4 Pengunjung Terseret...

4 Pengunjung Terseret Ombak, 1 Meninggal di Pantai Mantak Tari Pidie

SIGLI – Empat pengunjung Pantai Mantak Tari, Gampong Matak Raya, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, terseret ombak saat mandi di laut, Ahad, 21 Agustus 2022, sekira pukul 08:30 WIB. Satu di antaranya meninggal dunia, tiga lainnya kini dalam perawatan medis.

Korban yang meninggal dunia Helmi Bin Herman (44), warga Kambuk, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie. Jasadnya sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk difardhukifayahkan.

Menurut seorang saksi mata, Ilhamdi (39), warga Gampong Lampoh Awe, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, mulanya Helmi hendak menolong tiga korban terseret arus yang menjerit minta tolong. Begitu mendengar jeritan, Helmi langsung mencoba membantu, namun dia ikut terseret ombak, dan kehabisan napas, karena dikabarkan baru sembuh dari stroke.

Kapolres Pidie, AKBP Padli, S.H., S.IK., M.H., melalui Kapolsek Simpang Tiga Iptu Junaidi, Ahad, 21 Agustus 2022, mengatakan semua korban tenggelam di laut berhasil ditemukan, satu di antaranya meninggal dunia.

Junaidi menjelaskan musibah itu terjadi berawal saat sejumlah warga mandi laut di lokasi wisata Pantai Mantak Tari. Tiba-tiba, tiga warga terseret arus dan menjerit minta tolong. Kebetulan, posisi Helmi saat itu dekat dengan tiga warga terseret ombak, sehingga dia mencoba menolong. Namun, Helmi yang memiliki riwayat stroke ikut terseret arus dan tenggelam.

“Niat mendiang Helmi hendak menolong korban, tetapi dia ikut terseret dan meninggal dunia karena kehabisan napas,” ujar Junaidi.

Sejumlah pengunjung lainnya termasuk saksi Ilhamdi langsung memberi pertolongan menyelamatkan para korban yang terseret ombak. Semua korban berhasil diangkat dari laut. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tgk. Chik Di Tiro (RSTCD) Sigli untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, jiwa Helmi tidak bisa tertolong karena kehabisan napas.

Adapun tiga korban remaja putri yang terseret arus saat ini sedang dalam perawatan medis, yakni Nurul Kamari (17), warga Busu, Kecamatan Mutiara, Pidie, Helma Ramadhani (18), warga Takengen, Aceh Tengah, dan Uswaltul Hasanah (17), warga Gampong Dua Paya Waido, Kecamatan Peukan Baro.

Kapolsek Simpang Tiga Iptu Junaidi mengingatkan masyarakat pengunjung pantai untuk lebih berhati-hati saat hendak mandi. Jika ombaknya besar, diharapkan tidak memaksakan diri untuk mandi.

“Kita mengimbau masyarakat pengunjung pantai saat mandi senantiasa hati-hati dan waspada. Jika ombak besar janganlah mandi agar tidak terseret arus,” ucap Kapolsek.[] (Zamahsari)

Baca juga: