Hoaks menjadi salah satu dari masalah besar di seluruh dunia. Bahkan, hoaks atau berita palsu menempati peringkat tertinggi di antara kejahatan siber menurut laporan dari Lloyd's Register Foundation.
Jumlah hoaks pun meningkat seiring pandemi covid-19. Banyak informasi salah terkait penyakit ini termasuk soal vaksin yang banyak disebarkan.
Tak heran seluruh negara berupaya keras untuk meminimalisir penyebaran hoaks. Mulai dari menggandeng platform media sosial hingga memberikan hukuman berat bagi pelaku pembuat dan penyebarannya.
Lalu apa saja yang harus dilakukan masyarakat untuk melawan hoaks? Berikut langkahnya seperti dilansir dari laman Kominfo.
Langkah Tangkal Hoaks
1. Mewaspadai judul berita/ informasi yang bersifat provokatif
Ada baiknya mencari sumber berita resmi yang juga membahas topik yang sama untuk dijadikan pembanding.
Selain itu sumber berita resmi bisa membantu kita dalam mengidentifikasi informasi yang faktual.
2. Memeriksa fakta
Selalu periksa dua hal yakni:
– Sumber berita: Apakah berasal dari kanal informasi resmi milik institusi yang dapat kita kenali atau tidak.
– Jenis berita: Apakah informasi yang didapatkan berdasarkan fakta atau opini.
Langkah Selanjutnya
3. Cek keaslian foto
Menggunakan fitur dari reverse image search dari platform seperti Google atau Yandex.
Caranya yakni melakukan drag and drop pada kolom pencarian gambar untuk menampilkan asal mula dari gambar.
4. Melaporkan berita atau informasi hoaks
Fitur report atau feedback di media sosial untuk melaporkan berita yang mengandung informasi negatif.
Masyarakat juga bisa langsung melaporkan langsung pada Kemkominfo lewat email aduankonten@kominfo.go.id.[]sumber:liputan6.com







