Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNews43 Kades di...

43 Kades di Subulussalam Dapat Penghargaan dari Kemendes

SUBULUSSALAM – Sebanyak 43 kepala desa (kades) dari 82 kades di wilayah Kota Subulusalam menerima penghargaan dari Kementerian Desa (Kemendes) Republik Indonesia kategori tercepat dalam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2020.

“Alhamdulillah ini sebuah pencapaian bagi kades dapat penghargaan langsung dari Kemendes kategori tercepat menyalurkan BLT, Dana Desa 2020,” kata Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, Kamis, 21 Januari 2021.

Penghargaan itu diserahkan Walkot Affan Alfian Bintang kepada 43 kades dalam acara  sosialisasi perwal tentang rincian pagu ADD, dana bagi hasil PDRB, rancangan perwal tentang prioritas penggunaan DD, petunjuk teknis penyusunan APBKAM Tahun 2021, dan penghasilan tetap kepala kampong serta perangkat kampong se-Pemko Subulussalam.

Di hadapan para kades dan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Abdul Saman Sinaga, Walkot Affan Alfian mengingatkan kades supaya penggunaan dana desa mengikuti aturan dan regulasi yang ada agar tidak menyalahi aturan hukum.

“Kades saya ingatkan jangan bermain-main dengan dana desa, laksanakan sesuai petunjuk regulasi yang ada,” pungkas Walkot Bintang.

Bintang mengatakan peran aktif kades sangat menentukan maju dan mundurnya suatu desa. Melalui program dan kegiatan yang disusun secara matang, diharapkan mampu mendorong peningkatan infrastruktur pembangunan di desa, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.

Karena itu, Walkot Bintang juga berharap masyarakat ikut serta mengawasi penggunaan dana desa di lapangan, hal ini bagian dari kontrol sosial masyarakat, supaya pembangunan di desa benar-benar  dapat terlaksana dengan baik.

Baca juga: