SIGLI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Apriadi mengatakan, kebakaran hutan pinus Tangse terjadi Jumat, 25 Agustus 2017 sekitar pukul 22:00 WIB. Hingga malam tadi, api sudah membakar sekitar 50 hektare lahan pinus.
“Berdasarkan laporan petugas di lapangan saat ini lebih 50 hektare hutan pinus dan perkebunan warga yang dilalap api,” kata Apriadi kepada portalsatu.com, Jumat malam.
Menurutnya puluhan aparat gabungan TNI, Polri dan petugas dari pemadam kebaran sudah berupaya memadamkan api. Namun, lanjutnya, proses pemadaman sulit dilakukan karena medan perbukitan dan tidak bisa mengerahkan mobil pemadam ke lokasi.
“Kami sudah koordinasi dengan Kapolres terkait upaya pemadaman, tapi terkendala dengan medan perbukitan yang sulit dilakukan pemadaman,” kata Kepala BPBD Pidie.
Menurutnya, langkah pemadaman harus dilakukan melalui udara, sehingga diperlukan helikopter. Dirinya sudah meminta bantuan ke BNPB pusat untuk dapat mengirimkan helikopter ke lokasi kebakaran.
“Kami sudah laporkan ke BNPB untuk dapat mengerahkan pesawat heli untuk memadamkan api. Insya Allah pihak BNPB mengaku akan menindaklanjuti,” ujar Apriadi, yang menambahkan ada tiga lokasi kebakaran hutan di Aceh dilapor ke BNPB, yakni Aceh Besar, Aceh Barat dan Pidie.[]


