BANDA ACEH – Sebuah event nasional yang dihadiri meteri agama dan pendidikan akan berlangsung di Banda Aceh pada 9-13 Oktober 2017. Orang lebih cenderung menyebut even ini sebagai pentas PAI (Pendidikan Ketrampilan Agama Islam). Seluruh peserta dari berbagai propinsi mulai berdatangan mulai sejak hari ini.

Serunya lagi pada opening art akan ada sebuah karya di penghujung tahun dari Komunitas Ragam Aceh Kreatif (KRAK) yang akan melibatkan 500 penabuh perkusi Aceh dari rapa-i geleng, rapa-i grimpheng, rapa-i uroh, dan rapa-i Pase, yang nantinya berkolaborasi dalam ritem Aceh tradisional music orkestra dengan hit lagu JINO karya Sarjev Hirzy.

Sarjev Hirzy, yang juga show darector opening art Pentas PAI, mengatakan, pertunjukan seni pembukaan itu tidak tanggung, tapi akan melibatkan musisi terbaik Aceh.

“Para musisi ini pernah mengangkat nama Aceh di panggung music rock nasional sebagai the best of Indonesia drummer player logzhebourd version. Ia adalah Adek, yang kini bermukim di Meulaboh, sementara gitar Dedy Shukur, bass Tebong, vokal Tedy Inverno, yang didukung Rial Amuba dan Dara,” kata Sarjev Hirzy, di Banda Aceh, Jumat, 6 Oktober 2017.

Pada sisi lain, kata Sarjev, Aidil Chit Kageunta yang menjadi koreografer rapai geleng dan Deden dirijen Rapai Pase berharap peserta dari belahan nusantara yang diperkirakan 3.000 orang ini bisa terasa bahwa mereka sudah berada di Serambi Mekkah.[]