BLANGKEJEREN – Enam warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues belum ditemukan setelah pergi berburu pada, Kamis, 31 Maret 2022 lalu ke hutan Incen. Pemburu yang membawa enam anjing itu diduga tersesat hingga tak tahu jalan pulang.
M.Yusup, Pengulu/Kepala Desa Gajah, Kecamatan Pining, Selasa, 5 April 2022, membenarkan pemburu yang hilang itu adalah sebagian warganya dan sebagian warga Desa Uring, Kecamatan Pining. Saat ini pihaknya sudah membuat surat kehilangan dan terus melakukan pencarian.
Keenam orang yang hilang itu Samsir, lelaki 45 tahun, dan Selamat Bakri lelaki 41 tahun, keduanya warga Desa Gajah, Kecamatan Pining. Sedangkan empat orang lainnya Abd. Rahman, lelaki 50 tahun, Jemaan, lelaki 48 tahun yang bekerja sebagai PNS, Tahmin, lelaki 39 tahun, dan Jul Hendra, lelaki 28 tahun, berasal dari Desa Uring, Kecamatan Pining.
“Mereka pergi berburu kijang dan rusa membawa enam anjing sambil membawa perlengkapan selama dua hari dua malam, dengan tujuan bisa mendapatkan hasil buruan. Tetapi hingga sekarang belum pulang-pulang, dan mengenai informasi bahwa posisinya sudah di pegunungan Ise-Ise, itu tidak pasti,” katanya saat dihubungi sejumlah wartawan melalui telepon seluler.
Berburu kijang dan rusa menggunakan anjing sebelum meugang memang sudah menjadi tradisi di sebagian desa Gayo Lues. Kegiatan yang sudah berlangsung turun temurun itu masih dilakukan warga hingga sekarang, termasuk di Kecamatan Pining.
“Arah mereka berburu ke hutan Incen, Kecamatan Pining. Dan selama tiga hari ini, kami warga dua desa terus melakukan pencarian dengan membentuk tim, hal ini kami lakukan karena perlengkapan mereka hanya bertahan dua hari saja, dan sekarang sudah masuk satu minggu. Mudah-mudahan kondisi mereka masih tetap sehat,” jelasnya.[]



