BANDA ACEH – Lembaga Administrasi Negara (LAN) ACEH pagi tadi mendampingi kunjungan 60 peserta pendidikan dan pelatihan Tingkat II Angkatan 42 ke kompleks Museum Aceh di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah Banda Aceh, Kamis, 14 April 2016.

Kunjungan para peserta Diklat Pim II ini disambut oleh Kadisbudpar Provinsi Aceh Reza Fahlevi, Kepala UPTD Museum Aceh Junaida Hasnawati, para kurator dan pemandu di Museum Aceh.

Junaidah selaku tuan rumah Museum Aceh dalam sambutan singkat mengucapkan selamat datang dan menjelaskan beberapa hal terkait sejarah dan isi museum.

“Selamat datang bapak dan ibu peserta Diklatpim II di Museum Aceh yg kini telah berusia 101 tahun, jika bapak dan ibu ingin meliat Aceh tempo dulu, inilah tempatnya, di sini ada Rumoh Aceh, ruang pamer koleksi museum dan juga terdapat kompleks kuburan raja-raja Aceh turunan Bugis, luas areal ini sekitaran 1,5 hektar,” ujar Junaidah ketika menjelaskan kepada para tamu di bawah Rumoh Aceh.

Acara sambutan tamu para pejabat eselon II ini juga diiringi dengan penampilan tari rapa”i geleng persembahan anak-anak mudah Aceh yg berjumlah delapan orang.

Iwan Pujiantoro, Kabid Diklat Aparatur PKP2A IV LAN Aceh selaku ketua rombongan menjelaskan, maksud dan tujuan para peserta Diklatpim ini adalah dalam rangka memenuhi mata ajaran diklat Integritas dan Wawasan Kebangsaan. “Kepada peserta diharapkan dapat mengenal karakteristik sosial budaya Aceh dan salah satunya tujuannya adalah museum Aceh,” katanya. 

Antusias para peserta diklat sangat jelas terlihat saat menerima penjelasan dari para kurator dan pemandu museum, ada peserta dari Sulawesi Utara menanyakan umur dari rumah adat Aceh dan alasan rumah Aceh harus memiliki 44 buah tiang penyangga rumah. 

Kunjungan yg sama akan dilakukan di Museum Tsunami, Kapal Apung dan rumah Tjut Nyak Dhien di Lampisang, Lhoknga, Aceh Besar.[](ihn)