BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Banda Aceh Ir. Bahagia, Dipl. S.E., kembali melantik satu pejabat eselon III dan enam pejabat eselon IV, di Aula Lantai IV Balai Kota, Selasa, 3 Januari 2017.

Sebelumnya, Jumat lalu, sebanyak 669 pejabat eselon II, III dan IV, telah dilantik dalam lima gelombang.

Adapun pejabat eselon III yang dilantik dan diangkat sumpahnya kali ini yakni dr. Warqah Helmi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan. Sebelumnya Warqah merupakan Fungsional Umum pada Pemko Banda Aceh.

Sementara enam pejabat eselon IV yakni Ryan Rezeki SSTP MSi sebagai Kasubbid Penatausahaan, Pembinaan dan Pengendalian Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan, Reza Faisal SFarm Apt-Kasi Kefarmasian Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, dan Khairiati Shum sebagai Kasubbag Keuangan Program dan Pelaporan Sekretariat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selanjutnya Fanny Murtaza SP MSi Kasubbag Keuangan Sekretariat Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Ahmad SE, Kasubbag Program dan Pelaporan Sekretariat Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Zainab AMa Pd sebagai Kasubbag Umum, Kepegawaian dan Aset Sekretariat Kecamatan Banda Raya.

Sekda Banda Aceh Bahagia mengharapkan para pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 001 Tahun 2017 tersebut dapat melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan sesuai tupoksi yang baru. ”Perlu dipahami, isu dan kondisi serta tantangan yang dihadapi oleh setiap organisasi perangkat daerah terus berkembang dan mengalami perubahan.”

”Kota Banda Aceh juga terus meningkatkan kualitas dan standar pelayanan agar kita mampu mencapai berbagai target pembangunan kota. Saudara sekalian harus terus memantau dan peka terhadap berbagai perubahan tersebut,” ujarnya.

Pada bidang kesehatan misalnya, kata Sekda, masih banyak tugas dan target yang ingin dicapai. Mulai dari peningkatan pelayanan yang sesuai standar di setiap unit pelayanan kesehatan (Puskesmas), hingga pencapaian berbagai indikator kesehatan lainnya.

”Kesehatan sebagai kebutuhan dasar menjadi prioritas kita sehingga setiap pejabat dan aparatur di bidang kesehatan diharapkan memiliki komitmen yang lebih tinggi dan lebih peka dibandingkan pejabat pada organisasi perangkat daerah lainnya.”[](rel)