GAYA hidup yang banyak dijalani masyarakat saat ini tak semuanya memberikan dampak kesehatan. Gaya hidup yang buruk bahkan diprediksikan akan menjadi penyebab kematian nomor satu di kota-kota besar pada 2030 mendatang.
Hal ini diungkapkan Badan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Kota-kota besar di Indonesia pun tak luput dari ancaman ini. Salah satunya kota Bekasi yang berada di urutan kelima kota terpadat di Indonesia dan terbanyak kedua setelah Jakarta di Jabodetabek.
“Sebagai salah satu kota yang padat penduduk dan tinggi mobilitas, faktor perubahan gaya hidup di kalangan kelas menengah menimbulkan banyak penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker,” ujar S. Shrikanth, Presiden Direktur OMNI Hospitals dalam soft opening OMNI Hospital Pekayon, Bekasi, dalam keterangan pers.
Ini merupakan Rumah Sakit keempat setelah OMNI Hospitals Pulomas, OMNI Hospitals Alam Sutera, dan OMNI Hospitals Cikarang. Shrikanth mengatakan, pihaknya terus memberikan pelayanan yang komprehensif bagi masyarakat dan perusahaan khususnya di Bekasi dan sekitarnya.
“Pembangunan rumah sakit ini didorong oleh keprihatinan karena semakin banyaknya penyakit yang dipengaruhi oleh pola gaya hidup, serta tingginya permintaan akan layanan kesehatan berkualitas di sektor perumahan dan perusahaan di sekitar Bekasi Selatan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur OMNI Hospitals Group Hassan Themas menjelaskan rumah sakit ini memiliki luas bangunan lebih kurang 20.000 m2, terdiri dari 8 lantai, termasuk 2 lantai basement. Dokter-dokter yang bertugas juga merupakan spesialis yang berpengalaman.
OMNI Hospitals Pekayon dilengkapi peralatan modern seperti CT-Scan 128 Slices, MRI 1.5 Tesla, Cath Lab, Endoscopy, Arthroscopy, Hemodialisa, Laboratorium. Kapasitas tempat tidurnya sebanyak 184 bed untuk kelas perawatan mulai dari Kelas 3 s/d VVIP. 46 Poliklinik, 8 bed IGD, 5 Ruang Operasi, 17 bed ICU-NICU-PICU dan 11 bed Hemodialisis.
Direktur OMNI Hospitals Pekayon, dr. Rona Tiurani menambahkan, banyak dokter spesialis yang telah mempunyai reputasi, tertarik bergabung dengan OMNI Hospitals Pekayon. “Termasuk dokter-dokter yang spesialisasinya masih langka di Indonesia, seperti Dokter Spesialis Bedah Saraf, Bedah Onkology,” jelasnya.
Pusat layanan lainnya adalah Cardiovascular Center, Neuroscience Center, Orthopedic Center dengan peralatan terbaru, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pasien sekitar Bekasi. Selain itu, untuk rujukan, di ketiga OMNI Hospitals lainnya, terdapat layanan spesialisasi unggulan Urology, Kawasaki, Digestive & Bariatic, Oncology Surgery, Fertility serta Diabetic & Metabolic. Adal pula inovasi terbaru yaitu screening kanker paru dan jantung dengan LDCT (Low Dose CT Scan) yang membutuhkan waktu pemeriksaan hanya 10 menit, Virtual Kolonoskopi (screening kanker usus besar tanpa rasa sakit).
“Semoga kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakay Bekasi sesuai dengan sesuai dengan moto kami “We Care with Passion,” tandas Rona.
Sumber: Okezone




