BANDA ACEH – Jumlah tenaga kesehatan di Aceh yang menjalani vaksinasi Covid-19 mencapai 87,95 persen. Setelah semua tenaga kesehatan divaksin, tahap selanjutnya vaksinasi akan dilakukan kepada kelompok rentan lainnya.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah saat menutup Webinar Aceh Surgery Update International Conference atau Konferensi Internasional Pembaruan Bedah Aceh, yang digelar oleh Persatuan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (PDSBI), Minggu, 28 Februari 2021 di Ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.
“Alhamdulillah sampai dengan 24 Februari 2021, tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi mencapai 87,95 persen. Angka ini kita harapkan dapat terus meningkat sampai 100 persen, sehingga untuk selanjutnya vaksinasi dapat diteruskan kepada kelompok rentan lainnya,” ujar Taqwallah.
Dalam kesempatan tersebut, Taqwallah berharap dukungan dari para dokter bedah untuk dapat ikut serta membantu Pemerintah Aceh terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang arti pentingnya vaksinasi. Ia juga meminta mereka untuk terus menggemakan penegakan protokol kesehatan dan gerakan 3 M di tengah-tengah masyarakat.
Sebelumnya, dalam pembukaan Webinar 4th Aceh Surgery Update International Conference, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memaparkan sejumlah kebijakan yang dilakukan Pemerintah Aceh dalam menanggulangi Covid-19, seperti memberikan social safety net dan memberdayakan UMKM, menggencarkan Gerakan Aceh Mandiri Pangan (Gampang), mengetatkan laju mobilitas orang dan barang di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara, serta menggerakkan aksi donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN).[]


