BANDA ACEH – Sebanyak 996 siswa dari seluruh Indonesia mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat SMA dan SMK Tahun 2018 yang berlangsung di Banda Aceh, Provinsi Aceh. Acara tersebut digelar selama sepekan, yaitu dari tanggal 26 Agustus sampai 1 September 2018.

FLS2N 2018 yang berlangsung di Banda Aceh memperlombakan 15 cabang seni, yang terbagi dalam dua kelompok yaitu SMA dan SMK, dengan total pesertanya sebanyak 996 siswa.

Untuk jenjang SMA dikuti 476 siswa, mereka mengikuti festival/lomba dalam kategori menyanyi solo, tari kreasi berpasangan, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek, dan teater monolog.

Sementara jenjang SMK diikuti 519 siswa. Mereka akan unjuk kehebatan dalam kategori menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional, gitar solo Klasik, teater, dan film pendek. 

Acara tersebut berlangsung di sejumlah lokasi berbeda dalam Kota Bnada Aceh, yaitu Taman Budaya, Hotel Grand Nanggroe, Hotel Kyriad Muraya, Hotel Grand Aceh, Ruang Flamboyan Unsyiah, Hotel Hermes Palace, Hotel mekkah, Balai Pelestarian Nilai Budaya, dan beberapa tempat lainnya.

Selain tingkat SMA dan SMK, ajang FLS2N tahun 2018 ini juga memperlombakan tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan PKLK, namun daerah pelaksanaannya yang berbeda. Untuk tingkat SMA/SMK berlangsung di Banda Aceh, Provinsi Aceh, sementara untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan PKLK dilaksanakan di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Peserta FLS2N merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, FLS2N 2018 yang berlangsung di Banda Aceh dibuka langsung oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.

Turut hadir saat pembukaan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad MSc PhD, beserta sejumlah pejabat tinggi Kemendikbud RI, Ketua Panitia FLS2N Tingkat SMA yang juga Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin MPd, Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman MM, serta unsur Forkopimda Aceh lainnya.[] (*)