27.6 C
Banda Aceh
Senin, November 29, 2021

Aceh Hari Ini: Abdullah Syafii Lahir

17 Oktober 1955, Abdullah Syafii lahir di Gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Kelak menjadi Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Namun di nisannya tertulis 17 Oktober 1947. Adik kandung Abdullah Syafii yakni Fatimah pernah meluruskan hal itu, tapi angka 1947 sudah kandung terpahat pada nisan abangnya itu oleh para pengikutnya.

Tgk Abdullah Syafiie masuk GAM pada 3 Desember 1976, sehari sebelum Wali Negara Hasan Tiro memproklamirkan GAM di Buket Halimon (Cot Kang), Pidie. Tgk Lah tidak pernah mendapat pendidikan militer. Keahlian tempur dan gerilyanya didapat secara otodidak, setelah sering terlibat peperangan dengan tentara. Soal ilmu tempur dan gerilya ia banyak mendapat ilmu dari seniornya, Daod Paneuek, pentolan GAM asal Pasi Lhok, Keumbang Tanjong, Pidie.

Saat itu jumlah senjata dan pasukan GAM di Pidie belum banyak. Tgk Lah memimpin pasukannya dari markas Tiro. Untuk memperkuat pasukannya, pada Mei 1995 kelompoknya bergabung dengan pasukan Mentri Hamid Idris yang berbasis di Geuleumpang Minyeuk.

Tentang ini pernah disiarkan Kontras edisi 175 dengan tajuk Lika-liku Pemimpin Gerilya. Penggabungan pasukan Tgk Lah dengan pasukan Mentri Hamid dilakukan untuk memperkuat barisan, mereka memiliki 15 pucuk sejata. Jumlah yang besar untuk masa itu.

Baca Juga:Shoe of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Sebelumnya TNI dari Satuan Tugas Tribuana VI pada pertegahan 2005 pernah mendeteksi Tgk Lah hanya memimpin sekelompok kecil pejuang GAM di Tiro. Bersama Tgk Lah TNI memperkirakan ada 10 gerilyawan, masing-masing mereka bersenjata. Tgk Lah memegang senjata jenis AK 47 dan pistol, rekannya Zainal Abidin menyandang senjata SS1. Tapi meski mendapat informasi seperti itu, TNI tidak berhasil menangkap Tgk Lah dan pengikutnya.

Tujuh bulan kemudian, tepatnya pada 1 Januari 1996, Tgk Lah diangkat menjadi Panglima GAM Komando Pusat Tiro. Tapi markasnya tidak hanya di Tiro. Mobilitas pasukan Tgk Lah sangat tinggi, sehingga tidak mudah dideteksi oleh TNI.

Tapi pada 21 Januari 2002, perang besar terjadi di pegunungan Cubo dari pagi hingga sore. Lebih 1.000 TNI sudah seminggu mengepung kawasan itu. Untuk menghadapi serangan TNI, pasukan GAM yang kalah jumlah dan senjata berpencar. Abu Bakar Ubit salah seorang kombatan GAM yang terlibat dalam perang itu bertemu dengan Tgk Lah dalam satu pasukan, meski tidak berdampingan langsung dengan Tgk Lah.

Abu Bakar Ubit mengisahkan, TNI yang sudah mengepung pengunungan Jim-Jiem dan Cubo terus merayap sampai ke Krueng Bla. Di sinilah awal pecah perang sengit. Tgk Lah dan pasukannya terus begeser sambil membalas tembakan. Ketika perang reda, Tgk Lah dan pasukannya bermalam di pegunungan Alue Mon.

Baca Juga:Maklumat Perang Ulama Aceh

Esoknya pada pagi 22 Januari 2002, sekitar pukul 08.10 WIB, perang kembali pecah. TNI sudah mengepung lokasi Tgk Lah di perbukitan Alue Mon. Perang baru reda sore hari sekitar pukul 18.00 WIB. Perang itu membuat pasukan GAM terpencar.

Sebagai panglima, Tgk Lah tidak mundur dari kecamuk perang. Ia syahid setelah peluru TNI menembus dadanya. Bersama Tgk Lah juga gugur istrinya, ummi Fatimah Binti Abdurrahman, pengawalnya Muhammad bin Ishak, dan penasehatnya Muhammad Daud bin Hasyim. Sembilan orang TNI juga tewas dalam pertempuran itu. Jasad Tgk Lah dan pengikutnya diambil warga dibawa ke RSUD Sigli. Keempatnya dikuburkan bersisian di belakang rumah Tgk Lah di Cubo, Pidie Jaya pada 24 Januari 2002.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Festival Budaya Rapai Pase: Grup Peurupok, Geulumpang Tujoh, dan Reuleng Manyang Juara

LHOKSUKON - Grup Rapai Peurupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, meraih juara I pada...

PAG Bantu Sembako Untuk Warga Usai Vaksin

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG) membantu paket sembako 232 sak beras kepada...

Maulid Nabi Jalin Silaturahmi Masyarakat Aceh di Perantauan

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi masyarakat...

Wali Nanggroe: Peringatan Maulid Harus Menjadi Sarana Memperkuat Kebersamaan

  BANDA ACEH– Selain sebagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW...

4 DPO Menyerah, Pengungkapan Kasus Penembakan Pos Pol Panton Reu Dinyatakan Tuntas

MEULABOH – Polda Aceh menyatakan pengungkapan kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh...

Peringatan Maulid Nabi Bagian dari Khasanah Kebudayaan Aceh

  BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar mengatakan,...

Pemko Subulussalam Saluran Beasiswa Rp 1,2 Miliar kepada 751 Mahasiswa

BeasiswaSUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp 1.200.000.000 kepada 751 mahasiswa...

Mahasiswa Unimal Ajari Warga Meuriya Bikin Sabun Cair

LHOKSUKON – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong...

Pemko Lhokseumawe Diminta Tinjau Kembali Larangan Budi Daya Ikan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe diminta untuk meninjau kembali larangan budi daya di...

Cisah Gelar Festival Budaya Rapai Pase Dimeriahkan 12 Grup di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) menggelar Festival Budaya...

Terlibat Korupsi Rp 723.726.767, Polres Subulussalam Tahan Mantan Kades Muara Batu-Batu

  SUBULUSSALAM - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Subulussalam melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi...

Mantan Kades di Subulussalam Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

  SUBULUSSALAM - Mantan Kades Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam inisial MS ditetapkan...

AJI dan LBH Pers Desak Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Jurnalis Bahrul

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan LBH Pers mendesak Polda Aceh segera...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan...

Perpena CUP, Bintang: Bermain Sportif, Agar bisa Tampil Liga Pro Bersama Sadakata Klub

  SUBULUSSALAM - Sebanyak 27 tim berlaga dalam turnamen Futsal Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) CUP...

Mahasiswa Unimal Ajarkan Cara Membuat Akun Sosmed Penjualan Online

BANDA ACEH - Pada era digitalisasi ini para pebisnis ramai melakukan jual beli melalui...

Cut Rani Auliza, Dara Aceh Rilis Single ‘Mate Rasa’

BANDA ACEH - Sempat vakum beberapa waktu lalu, Kini Cut Rani Auliza dara asal...

Mahasiswa KKN Latih Siswa SMP Membuat PPT

BANDA ACEH - Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhoksemawe sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di...

Buka Sidang Raya Majelis Tinggi, Ini Arahan Wali Nanggroe kepada Perangkat Lembaga

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar Aceh secara...

Lembaga Wali Nanggroe Aceh Gelar Sidang Raya Majelis Tinggi

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Raya Majelis Tinggi untuk membahas...