27 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Aceh Hari Ini: Kekusaan Keimubutyo Jepang Dilucuti

Pada 1 Oktober 1945 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh berlangsung rapat terkait perebutan kekuasaan Jepang. Semua kantor pemerintahan dan kantor perusahaan milik Jepang harus direbut, termasuk kantor Kepolisian Jepang (Keimubutyo).

Perebutan Kantor Kepolisian dipelopori oleh Moehammad Hasjim seorang perwira Keimubutyo di Aceh. Ia melengserkan semua perwira Jepang termasuk atasannya di Keimubutyo serta mengambil alih kekuasaan kepolisian. Makanya namanya tercatat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh pertama.

Usai merebut kantor Keimubutyo Moehammad Hasjim mengerakkan rakyat Aceh dan membentuk struktur baru kepoilisian yang bersih dari unsur dan anasir Jepang. Tentara dan polisi Jepang yang dilucuti kekuasaannya di Aceh tidak bisa berbuat banyak. Para polisi dan tentara Jepang kemudian diangkut ke Sumatera Timur (kini Sumatera Utara) setelah tak lagi bisa berkuasa di Aceh.

Baca Juga:Teuku Umar Memihak Belanda

Sejarawan Aceh yang juga pelaku perjuangan kemerdekaan di Aceh, Teuku Alibasjah Talsya dalam buku Batu Karang di Tengah Lautan menjelaskan, saat itu keberhasilan para pejuang di Aceh melucuti kekuasaan Jepang cepat tersiar ke seluruh Indonesia. Pasalnya, di daerah lain kekuasaan Jepang telah diambil alih oleh tentara Sekutu/NICA yang diboncengi Belanda dan Inggris.

Pada hari yang sama, 1 Oktober 1945, Kepala Kepolisian Langsa (setingkat Kapolres sekarang) Abdullah Husin melakukan hal yang sama. Ia berhasil mendesak Kepala Kepolisian Jepang di Aceh Timur, Ikeda untuk menyerahkan kekuasaan kepadanya. Ia kemudian mengubah kantor kepolisian Jepang di Langsa menjadi kantor polisi Aceh.

Abdullah Husin kemudian mengirimkan kawat ke seluruh Aceh atas keberhasilannya melucuti kekuasaan kepolisian Jepang di Langsa, termasuk kepada Kepala Kepolisian  Daerah Aceh, Moehammad Hasjim di Banda Aceh.

Baca Juga:MR Teuku MUhammad Hasan Jadi Komisaris Pemerintah Pusat

Pada hari yang sama, Panitia Kebangsaan di Medan meminta di Aceh dibentuk Badan Penolong Korban Perang, karena di luar Aceh telah banyak rakyat sipil yang jadi korban perang, mereka juga kekurangan logistik dan makanan.

Panitia Kebangsaan di Medan berharap kepada Ketua Aceh Syu Sangi Kai (Ketua Dewan Perwakilan Daerah Aceh) Teuku Nyak Arief yang sehari sebelumnya telah berhasil melucuti kekuasaan Pemerintah Jepang di Aceh untuk membantu para pejuang di Sumetera Timur yang kekurangan makanan.

Masih pada 1 Oktober 1945, Palang Merah Internasional di Medan mengirim kawat kepada Teuku Nyak Arif soal pengiriman dana. Isinya sebagai berikut:

teuku nja’arief koetaradja. telegraph remittance throuch bank or other quick safe method all fund collected for us stop letter appeintement follows. international redcross medan.

Sehari kemudian yakni pada 2 Oktober 1945, para pemuda pejuang Aceh berkumpul di kantor redaksi surat kabar Atjeh Sinbun, mereka mengumpulkan para interniran dan bekas tentara KNIL, untuk diajak berjuang bersama mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Aceh.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...

Kempo Tambah Medali Emas untuk Aceh

SENTANI – Perjuangan keras kenshi (atlet kempo) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat