IDI – Kabupaten Aceh Tengah meraih peringkat ketiga stan terbaik pada peringatan Hari Aksara Internasional ke-53 yang berlangsung 15-18 Desember 2018 di Aceh Timur.

Menurut Plt. Kadis Pendidikan Aceh Tengah, Uswatuddin, prestasi yang diraih Aceh Tengah tidak terlepas dari kriteria penilaian yang ditentukan oleh panitia.

“Stan harus bermotif kedaerahan, ini sudah sesuai dengan kriteria,” ungkap Uswatuddin ketika melaui siaran pers, Selasa (18/12).

Selain motif kedaerahan, isi stand juga harus ada keterampilan pendidikan nonformal dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan LKP (Lembaga Kursus Pelatihan).

“Stan Aceh Tengah berisi kegiatan cara menjahit Kerawang Gayo, cara membuat kuliner daerah seperti Lepat, Gutel dan Brahrom,” ucap Uswatuddin.

Tidak ketinggalan stan Aceh Tengah juga menyuguhkan kopi gratis bagi setiap pengunjung ditambah pojok bacaan literasi yang semakin melengkapi isi stan.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengapresiasi seluruh pihak yang sudah bekerja sehingga Aceh Tengah meraih prestasi pada peringatan Hari Aksara Internasional kali ini.

“Dari kegiatan yang setiap tahun berlangsung ini kita akan lakukan evaluasi, semoga tahun depan Aceh Tengah dapat lebih baik dari tahun ini,” ujar Shabela.(rel)