BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal resmi membuka kegiatan Ramadhan Fair di Taman Sari, Banda Aceh, Selasa, 21 Juni 2016.
Kegiatan yang digelar oleh Forum Kolaborasi Komunitas ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pelaku usaha sekaligus menggalang donasi kepada panti asuhan dan anak yatim.
Ketua panitia, Zacky mengatakan, beberapa agenda yang digelar pada Ramadhan Fair yaitu bazar aneka produk seperti pakaian dan makanan, pasar murah, sayembara lomba anak muslim, panggung seni Islami, dan buka puasa serta pemberian santunan anak yatim. Ramadhan Fair sendiri digelar selama tiga hari hingga Kamis, 23 Juni 2016.
“Kegiatan inti Ramadhan Fair ialah mengumpulkan donasi untuk kita berikan ke panti asuhan dan anak yatim di Ulee Kareng. Sejauh ini telah dikumpulkan sebanyak 12 juta rupiah dan dibagikan dalam 60 paket, dan diserahkan pada kamis, 23 Juni 2016 nanti,” kata Zacky dalam sambutannya.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengapresiasi kegiatan Ramadhan Fair, karena menurutnya kegiatan tersebut turut memuliakan Ramadan dan anak yatim di Kota Banda Aceh.
Ia mengatakan, kehadiran kolaborasi komunitas di Banda Aceh sangat membantu mempercepat kemajuan kota ini, karena semakin banyak kolaborasi antara komunitas dan anak muda, masyarakat, serta pemerintah, akan membuat pertumbuhan ke arah positif semakin cepat.
“Jadi semua kita semua punya peran untuk majukan kota ini, dan kita bisa meraih lagi peradaban Islam yang pernah berjaya di Kota Banda Aceh,” kata Illiza.
Pasar murah yang digelar di Taman Sari selama tiga hari hingga Kamis, 21 Juni 2016 itu menjual berbagai sembako, di antaranya telur, dari harga jual normal seharnya Rp 35 ribu perpapan di pasar murah ini dijual seharga Rp 29 ribu per papannya.
Sedangkan gula pasir dari harga normal Rp 18 ribu perkilogram, di pasar murah dijual seharga Rp 16.500 perkilogram. Tepung dari harga normal Rp 8 ribu perkilogram, dijual seharga Rp 6.500 perkilogram.
Minyak goreng Bimoli ukuran dua liter dijual seharga Rp 25 ribu dan minyak Rose Brand dijual seharga Rp 24 ribu per dua liter. Sedangkan beras 15 kilogram dijual seharga 130-132 ribu rupiah persak, dan beras 10 kilogram dijual Rp 90 ribu per saknya.
“Dengan adanya pasar murah ini bisa membantu masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah dan bisa mendapatkan sembako dengan harga yang murah,” kata Illiza usai membuka acara.[](ihn)




