LHOKSUKON PT Perkebunan Nusantara I Cot Girek, Aceh Utara belum membayarkan gaji karyawan sejak Mei hingga Juni 2016. Keterlambatan itu terjadi karena perusahaan sawit itu sedang mengalami krisis keuangan akibat produksi menurun.
Hal itu disampaikan Asisten Personalia Umum PTPN I Cot Girek, Abdul Muthalib Hasan, saat ditemui portalsatu.com di ruang kerjanya, Selasa, 21 Juni 2016. Ia mengatakan, meski keuangan perusahaan sedang merosot, pihaknya berjanji akan membayarkan hak (gaji) seluruh karyawan dengan mencari pinjaman.
Di sini kami tidak tinggal diam. Gaji karyawan tetap akan dibayar, hanya saja belum bisa ditentukan kapan karena keuangan sedang merosot. Dalam hal ini bukan hanya karyawan kebun yang belum dibayar gajinya, tapi juga para staf, termasuk saya sendiri. Yang jelas diusahakan sebelum lebaran sudah dibayar, ujarnya.
Abdul Muthalib membenarkan, sekitar 400 karyawan wilayah A melakukan aksi mogok kerja. Namun wilayah B masih aman dan tetap bekerja seperti biasanya.
Dampak dari mogok kerja ini sangat berpengaruh pada produksi buah dan itu sangat fatal. Dalam hal ini pihak manajemen selalu memberikan arahan kepada karyawan. Tapi di sisi lain kami juga maklum, karyawan melakukan ini karena sudah mendekati lebaran, katanya.[](ihn)


