LHOKSUKON – Yusrizal, warga Gampong Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara menyatakan keberatan karena namanya tercantum dalam surat 'Pendukung balon Gubernur dari jalur independen, Zakaria Saman'. Padahal ia sama sekali tidak memberikan dukungannya, demikian juga Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya yang ikut disertakan.
“Saya mengetahui nama saya dicantum dalam surat dukungan itu setelah Sekdes Samakurok, Ibrahim mempertanyakan ke saya terkait hal itu. Saya sendiri tidak tahu tentang hak itu. Lagipula saya PNS, jadi harus netral,” kata Yusrizal, Selasa 23 Agustus 2016 yang tercatat sebagai PNS di Kantor Camat Tanah Jambo Aye.
Setelah mendengar penjelasannya, lanjut Yusrizal, Sekdes Ibrahim menduga kemungkinan KTP dirinya diambil orang mengusulkan proposal ke provinsi.
Sementara itu, Ketua Panwaslih Aceh Utara, Zulfikar kepada portalsatu.com mengatakan telah menerima kabar tersebut. Namun pihaknya belum mengetahui seperti apa kebenaran dari kabar itu.
“Saya sudah dengar sepintas tentang adanya kabar dugaan pemalsuan dukungan tersebut. Jika memang benar, maka syaratnya gugur secara hukum karena pemilik KTP tidak merasa memberikan dukungannya kepada pasangan calon itu,” ucapnya.
Ditambahkan, namun di Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) ada berita acara. Saat ini sedang dilakukan verifikasi faktual berkas dukungan balon Gubernur Aceh.
“Jika memang yang bersangkutan atau ada warga yang namanya tercantum tapi tidak memberikan dukungan, maka akan berkurang syarat dukungan untuk calon tersebut. Kami tetap mengawasi prosesnya, namun terkait kelanjutannya itu wewenang KIP,” pungkasnya. []

