BANDA ACEH – Teungku Mukhtar alias Aduen Jelas mengapresiasi kinerja anggota Masyarakat Pecinta Sejarah (Mapesa) yang kerap melacak situs-situs sejarah di Aceh. Lembaga non pemerintah itu juga dinilai telah mampu membuka wawasan untuk generasi muda di Aceh yang selama ini awam mengenai seluk beluk indatunya.

“Saya salut kepada Mapesa karena bisa membuka lembaran atau misteri sejarah Aceh. Dimana semua pihak fokus ke dunia politik, mereka tetap intens mengkaji dan mencari situs bersejarah dan nisan para tokoh Aceh,” kata komedian dari rumah produksi Dien Keramik Production ini kepada portalsatu.com di Banda Aceh, Minggu, 27 Agustus 2016.

Dia berharap apa yang dilakukan oleh Mapesa ini mendapat perhatian dari pemerintah Aceh. Pasalnya kinerja anggota Mapesa yang melakukan segala hal tanpa pamrih untuk mengungkap sejarah Aceh, telah berhasil membuka catatan-catatan lama riwayat daerah yang terkubur karena perang berkepanjangan.

Sosok pengagum Tuanku Hasyim Bangta Muda ini juga berharap generasi muda Aceh terus mengingat jasa-jasa para pahlawan seperti yang dilakukan Mapesa. “Baik di masa perang melawan kolonialisme Belanda di era kerajaan hingga pasca kemerdekaan Indonesia. Salah satunya Tuanku Hasyim Bangta Muda, selaku panglima besar angkatan perang Kerajaan Aceh yang mempertahankan benteng Aceh di Sumatera Utara,” katanya.

Dia kemudian mengutip sepenggal puisi tentang peranan Tuanku Hasyim Bangta Muda, “Nenekku! Sekian lama engkau berjuang, berkurban untuk Tanah Air mu, menyabung nyawa di medan perang, di ujung pedang serba peluru. Puluhan tahun rencong tergenggam, dalam gumpalan asap mesiu, laskar berbaris engkau di depan, Bangta pahlawan gagah menyerbu… Jelasss?”[](bna)