LHOKSUKON – Beberapa warga melaksanakan salat zuhur di atas bak air terbuat dari beton yang ada di pekarangan Masjid Al-Kautsar, Gampong Alue Mudem, Lhoksukon, Senin siang, 7 Desember 2020. Mereka salat di atas bangunan tersebut karena halaman masjid tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. Sementara di dalam Masjid Al-Kautsar airnya sudah surut.

Kepala Dusun Baroh, Gampong Alue Mudem, Tgk. Aiyub mengungkapkan, yang salat zuhur di atas bak air itu adalah musafir yang melintas di jalan raya, karena kondisi di dalam masjid yang letaknya di sisi jalan nasional Banda Aceh-Medan itu belum bisa melaksanakan ibadah salat karena masih berlumpur.

Menurut Tgk. Aiyub, debit air di gampong ini sudah menurun sedikit bila dibandingkan kemarin (Minggu). Saat ini air di dalam masjid akibat banjir sudah surut, sebelumnya sempat mencapai setinggi pinggang orang dewasa.

Masyarakat mulai membersihkan lumpur di dalam Masjid Al-Kautsar tersebut, tapi belum bisa dilakukan aktivitas ibadah seperti biasa karena masih ada sisa lumpur.

“Paling parah kemarin, Jalan Banda Aceh-Medan lumpuh total karena ketinggian air mencapai selutut di jalan. Jangankan sepeda motor, mobil pun sulit melintas. Tapi hari ini (Senin) kondisinya sudah mulai menurun, lalu lintas sudah agak lancar kalau kita bandingkan sebelumnya,” ujar Tgk. Aiyub.[]