LHOKSEUMAWE – Para aktivis perempuan di Kota Lhokseumawe mengikuti sosialisasi optimalisasi pencegahan pelanggaran Pemilu 2024. Kegiatan tersebut digelar Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Lhokseumawe, di Hotel Lido Graha, Rabu, 14 September 2022.

Tampil sebagai narasumber, Anggota Panwaslih, Sofhia Annisa, menyampaikan materi bertajuk “Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa”, dan Dosen FISIP Unimal, Teuku Kemal Fasya, memaparkan tentang “Optimalisasi Pencegahan Pelanggaran Pemilu 2024 Melalui Partisipasi Perempuan”.

Sosialisasi tersebut dipandu Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Teuku Zulkarnaen. Dia mengatakan kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan peraturan perundang-undangan tentang Pemilu 2024 kepada kaum perempuan di Lhokseumawe. Beberapa hal yang disampaikan, di antaranya pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi terjadi pada setiap tahapan pemilu.

"Kita menginginkan bagaimana peran serta masyarakat untuk mencegah hal-hal yang sudah kita identifikasi itu jangan sampai terjadi. Dengan keterlibatan kaum perempuan dalam sosialisasi ini, diharapkan nantinya bisa meminimalisir atau mencegah potensi pelanggaran pemilu dalam semua tahapan," kata Teuku Zulkarnaen kepada portalsatu.com/ usai kegiatan itu.

Zulkarnaen menyebut Panwaslih Lhokseumawe berkomitmen melakukan pengawasan secara maksimal untuk menyukseskan Pemilu 2024 mendatang. “Kita betul-betul konsentrasi dan fokus tugas pokok hingga ke tingkat pengawas kecamatan maupun desa. Artinya, untuk perhatian pada proses penghitungan dan pemungutan suara nantinya, karena di situ rawan terjadi pelanggaran,” ujarnya.

"Tentunya antisipasi perlu dilakukan. Kita berharap semua tahapan pemilu bisa berjalan lancar tanpa kendala apapun," ucap Teuku Zulkarnaen.[]