BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengklaim warga Banda Aceh semakin mencintai Alquran. Hal ini kata dia terlihat dari aktivitas sehari-hari masyarakat yang dinilai antusias mempelajari Alquran. Baik itu belajar membaca, menghafal, tafsir, maupun belajar seni kalam Ilahi dengan suara yang indah.

“Dan pada hari ini juga merupakan bukti bahwa masyarakat Kota Banda Aceh begitu mencintai Alquran, yaitu dengan banyaknya peserta yang telah berpartisipasi untuk mengikuti acara seminar internasional ini,” ujar Amin di seminar Tahfidzul Quran bertema “Wonderful Quran, The Light of Life” yang berlangsung di Auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Minggu, 14 Januari 2018.

Menurutnya, memang sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Alquran. “Umat Islam Insya Allah akan meraih puncak kejayaan dan kemajuan dalam berbagai bidang, jika tetap berpegang teguh kepada Alquran dan Sunah.”

Ia pun berharap agar acara-acara bermanfaat seperti ini dapat diadakan secara berkala dan berkesinambungan demi membumikan Alquran di Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya.

“Mengingat tantangan umat Islam ke depan yang semakin berat. Pemko Banda Aceh mempunyai komitmen yang tinggi dan sangat mendukung semua kegiatan syiar Islam, termasuk upaya-upaya untuk membumikan Alquran di tengah-tengah masyarakat kota,” ujarnya.

Syiar Islam kata Amin, begitu penting dalam pelaksanaan syariat Islam. “Karena dengan syiar Islam-lah maka ajaran Islam akan terus eksis, hidup dan semarak, sehingga dengan sendirinya dapat menciptakan suasana dan lingkungan yang Islami,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aminullah turut mengajak seluruh warga kota untuk dapat berpartisipasi aktif dalam memberantas kemaksiatan di Banda Aceh. Dan pihaknya juga sudah menyediakan call center Gemilang Anti Maksiat di nomor 081219314001.

“Untuk itu, kami harapkan kepada warga bila melihat pelanggaran syariat, maka mohon bantu kami untuk dapat menghubungi nomor tersebut. Insya Allah petugas kami akan segera datang dan bertindak sesuai dengan SOP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

Amin juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para peserta, dan para pemateri yang telah berpartisipasi pada seminar ini. “Ahlan wa sahlan kami ucapkan kepada para pemateri,  tamu dari jauh yang telah hadir yakni Imam Masjid Abdullah Azzam, Gaza-Palestina, Syaikh Mahmoud Said Kamal.”

“Semoga kehadiran beliau di tengah-tengah kita hari ini dapat melecut motivasi kita semua untuk menghafal, mengkaji, dan mengamalkan Alquran,” katanya.

“Mudah-mudahan pula ke depan kegiatan pengkajian Alquran semakin semarak di kalangan generasi muda Banda Aceh, dan akan semakin banyak generasi muda kita yang menjadi hafiz-hafizah yang akan Allah jadikan sebagai para penjaga Alquran. Amin ya Rabbal ‘alamin.”

Selain Imam Masjid Gaza, pihak panitia juga menghadirkan dua pemateri lainnya yang akan mengisi seminar sehari ini yakni Dodi Hidayatullah seorang novelis dan pemain film Tausiah Cinta dan KCB, dan Abi Mas'ud Irhamullah selau Direktur LT3Q El-Mas’udy Aceh.[]