ACEH UTARA –  Anggota DPRK Aceh Utara, Anzir, S.H., dan M. Nasir, pengusaha Aceh di Jakarta, mendaftarkan diri sebagai bakal calon (Balon) Bupati Aceh Utara untuk disurvei oleh Partai NasDem, Kamis, 24 Maret 2016.

Anzir kepada portalsatu.com mengatakan, apapun hasil hasil survei Nasdem, ia akan menerima dengan ikhlas. Jika dirinya tidak menang berdasarkan survei nantinya, Anzir siap mendukung balon yang akan diusung NasDem pada pilkada 2017. Kalau menang survei, ia akan merangkul semua pihak untuk mendukungnya lebih maksimal.

Sementara itu M. Nasir usai mendaftar di kantor DPD NasDem Aceh Utara mengatakan, ia terpanggil untuk maju dalam pilkada kali ini lantaran melihat pembangunan Aceh Utara terkesan stagnan.

“Aceh Utara sebuah wilayah yang dianggap sebagai pemilik industri tebesar. Ada ExxonMobil (dahulu), PT.PIM, PT. Arun dan lainnya, namun banyak masyarakat yang belum sejahtera,” kata M. Nasir.

Menurut Nasir, Pemerintah Pusat saban tahun mengucurkan anggaran cukup besar ke Aceh Utara, tetapi diduga tidak dikelola dengan baik, sehingga hasil pembangunan masih jauh dari harapan.

“Uang saat ini belum ‘dibuat’ di Aceh. Uang di Jakarta. Sekarang kita butuh orang yang mampu mengambil uang tersebut di Jakarta dan selama ini belum ada,” kata Nasir.

Informasi diterima portalsatu.com, hingga Kamis sore kemarin, sudah lima  balon bupati mendaftarkan diri, yakni Fakhrurrazi H. Cut (putra Kecamatan Dewantara/anggota DPRK dari PPP), Zainal Abidin Badar (dosen FH Unimal), Anzir (anggota DPRK dari NasDem), Dr. Ramli Hasan (mantan Kabid Pengembangan Sumber Daya Dinas Perkebunan Aceh) dan  menyusul Ridwan Yunus (Ketua DPD PAN Aceh Utara).

Ketua DPD NasDem Aceh Utara, Ir. T. Muttaqin mengatakan, tujuan dibukanya pendaftaran ini untuk menjaring para balon bupati Aceh Utara yang nantinya akan diusung pada pilkada, setelah melalui mekanisme yang ditetapkan partai.[]