BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Badran Sahidi, mengikuti Aksi Tanam 13.000 Pohon Tahap IV yang digelar oleh Museum Tsunami Aceh (12/11/2017) di jalur evakuasi tsunami. Dalam aksi tersebut ditanam sebanyak 700 bibit pohon di kawasan Tibang.

Kegiatan yang merupakan salah satu agenda Peringatan 13 Tahun Tsunami Aceh ini telah ditanam kurang lebih 5.000 bibit pohon atas kerjasama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Krueng Aceh dan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh.

Bardan Sahidi mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi menarik karena diinisiasi oleh anak-anak muda, secara swadaya dengan kesadaran tinggi.

“Saya sengaja hadir dan berpartisipasi pada kegiatan ini. Terlebih dikawasan pesisir yang berbatasan langsung dengan pantai teluk Banda, upaya penanaman pohon dan mangrove sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan permukiman penduduk dari abrasi dan tempat tingalnya ribuan habitat dan sumberdaya hayati,” tambahnya.

Politisi tersebut juga mengungkapkan, energi positif dari aksi seperti ini haruslah ditularkan pada banyak orang dengan pola gerakan dan membangun kesadaran kritis melalui komunitas.

Ia juga mengungkapkan sebuah hadist yang mengatakan, “Jika hari kiamat telah tegak, sedang di tangan seorang di antara kalian terdapat bibit pohon korma, jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah. (HR. Ahmad).

“Ini menunjukkan betapa kegiatan menanam pohon seperti iini menjadi sebuah amal dan sedekah bagi kita” sambungnya.

Aksi Tanam Pohon Tahap IV dihadiri oleh 133 relawan yang terdiri dari beberapa komunitas dan lembaga, termasuk anggota Komite Perempuan Aceh Bangkit. Aksi ini akan terus dilaksanakan hingga 26 Desember 2017.[](rel)