BLANGKEJEREN – Anggota DPRK Gayo Lues, Riduansyah, merasa berang terhadap PT. Hidro Jaya Konstruksi yang sedang membangun PLTMH di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues. Pasalnya, alat berat perusahaan itu telah merusak jalan dan perkebunan kopi warga. Riduansyah meminta Pemerintah daerah segera bertindak agar jalan itu diperbaiki lagi oleh perusahaan tersebut.
Menurut Anggota DPRK dari Partai Gerindra itu, saat ini masyarakat di beberapa desa sangat kesulitan melintasi jalan yang dibangun Pemda Gayo Lues lantaran rusak akibat dilintasi alat berat perusahaan yang sedang membangun PLTMH.
“Baru-baru ini ada dua kepala desa yang mendatangi kami terkait aktivitas perusahaan yang membangun PLTMH itu, di mana akibat pembangunan PLTMH banyak badan jalan yang rusak parah setelah dilewati alat berat mereka. Ini yang bertanggung jawab melakukan perbaikan siapa,” kata Riduansyah saat rapat paripurna di gedung DPRK, Senin, 5 September 2022.
Dalam rapat paripurna DPRK Gayo Lues tentang pembahasan rancangan Qanun Pertanggungjawaban Anggaran pendapatan dan belanja kabupaten (APBK) Gayo Lues tahun 2021 itu, Riduansyah meminta agar Pemda memberikan penjelasan siapa yang akan bertanggung jawab melakukan perbaikan, apakah perusahaan atau Pemda.
Pernyataan sama disampaikan Ketua DPRK Gayo Lues, H. Ali Husin. Ia menyebut perusahaan yang sedang membangun PLTMH di Pantan Cuaca bukan saja merusak badan jalan, tetapi banyak perkebunan kopi yang ikut rusak.
“Perkebunan kopi yang dirusak itu bukan hanya milik masyarakat, bahkan kebun kopi anggota DPRK juga dirusak, termasuk punya saya sendiri. Begitu juga dengan biaya ganti rugi lahan, sangat tidak sesuai, ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Ridwan, S.T., Kepala Dinas Perindustrian Gayo Lues, mengatakan pembangunan PLTMH di Kecamatan Pantan Cuaca dikerjakan PT. Hidro Jaya Konstruksi. Terkait masalah tanggung jawab, jika terjadi kerusakan nyata terhadap jalan akibat kegiatan pembangunan PLTMH, maka pihak perusahaan yang harus bertanggung jawab melakukan perbaikan.
“Saya belum ke lokasi, nanti saya suruh anggota mengecek ke lokasi,” katanya melalui pesan WhatsApp.[] (Anuar Syahadat)




