LHOKSUKON – Satu rumah bantuan milik Rusli Rahman (60), warga Gampong Parang Siekureng, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Rabu, 17 Juli 2019. Saat kejadian, satu dari empat anak korban sedang terlelap tidur di dalam rumah.

“Kejadiannya pukul 16.15 WIB tadi. Pohon kedondong pagar itu tumbang saat angin kencang, tidak ada hujan. Ketika pohon itu tumbang menimpa rumah, Khairul Anwar (27), anak kedua saya sedang tidur di dalam rumah, sementara anak pertama saya, Abdul Rafar (30) berada di luar rumah. Alhamdulillah anak saya selamat, hanya saja masih trauma,” kata Rusli Rahman kepada portalsatu.com/ via telepon seluler.

Rusli menyebutkan, ketika pohon tumbang menimpa rumah, dirinya sedang berada di rumah istrinya. “Yang tertimpa pohon itu rumah bantuan milik kami, hanya saja sekarang anak saya yang tinggal di situ. Sementara saya baru menikah lagi, karena istri pertama saya sudah lama meninggal. Kondisi rusak parah terjadi di atap rangka baja bagian depan rumah. Saya memiliki empat anak,” tutur Rusli.

Sementara itu, data yang dihimpun portalsatu.com/, akibat angin kencang disertai hujan deras, Selasa, 16 Juli 2019, sekitar pukul 20.30 WIB, mengakibatkan satu rumah milik Ridwan (34) di Gampong Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara ikut rusak.

Geuchik Gampong Simpang Tiga, M. Saleh, Rabu, 17 Juli 2019 mengatakan, “Semalam hujannya sangat deras. Selain rumah Ridwan yang rusak tertimpa pohon, kabel listrik juga kena pohon tumbang, maka semalam di sini listrik padam hingga tadi belum juga menyala.”

Angin kencang semalam (Selasa) juga melanda wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye. Hanya saja, hingga saat ini belum ada laporan terkait rumah rusak, namun sejumlah pohon besar dilaporkan tumbang ke badan jalan.

“Semalam listrik di sini pada hingga 1 jam. Sebagian pohon tumbang ke jalan, kabel listrik juga ada yang jatuh menyentuh tanah,” ucap Samsul, warga Tanah Jambo Aye.[]