BANDA ACEH – Angin kencang melanda wilayah Banda Aceh Kamis, 13 Juli 2017, sekira pukul 16.00 WIB. Akibatnya sejumlah rusak dan beberapa pohon tumbang.
Di Meunasah Manyang, Kecamatan Ulee Kareng, misalnya. Sebatang pohon besar dilaporkan tumbang mengenai kabel listrik milik PLN. Pohon tersebut segera dipotong karena jatuh ke arah jalan yang mengganggu pengguna jalan.
Tak lama kemudian teknisi PLN cabang Merduati, Banda Aceh tiba di lokasi. Setelah mengobservasi tempat tersebut mereka pun memotong kabel yang terkena pohon itu.
“Harus dipotong, kalau tidak bisa berbahaya,” ucap Eko Budi, salah seorang teknisi PLN yang sudah tiba di lokasi.
Ia mengatakan, listrik di daerah tersebut tidak akan terganggu. Namun belum dapat dipastikan apakah listrik akan normal jika badai melanda Banda Aceh. Saat ini belum ada laporan pemadaman listrik akibat angin kencang.
Rumah Rusak
Selain itu, sejumlah rumah warga juga dilaporkan rusak ringan akibat angin kencang. Di kawasan Gp. Ilie, Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh, misalnya. Di gampong ini sedikitnya dua unit rumah rusak setelah tertimpa pohon besar, sekitar pukul 15.15 WIB tadi.
Kejadian ini membuat arus listrik di kawasan tersebut terputus. Warga bersama petugas gabungan kemudian bergotong royong membersihkan pohon yang menutupi lorong di gampong tersebut.
Satu unit rumah lainnya di kawasan di Gp Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, juga dilaporkan rusak. Atap rumah milik Teungku Bahren, 57 tahun, yang berada di Dusun Bunot, Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.
“Karena angin kencang, tidak ada karena lain,” kata Bahren kepada portalsatu.com.
Angin kencang yang terjadi siang tadi juga merusak dua unit rumah warga Gp Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Informasi yang diterima wartawan menyebutkan atap kedua rumah milik warga tersebut terbongkar saat diterpa angin kencang.[]
Laporan: Muhammad Saifullah dan M Fajarli Iqbal




