BANDA ACEH – Untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di fasilitas kesehatan terutama yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, manajemen rumah sakit akan membatasi jam besuk pasien. Masyarakat juga diminta untuk sementara waktu tidak melakukan kunjungan ke rumah sakit itu.
Direktur RSUDZA, Azharuddin, mengatakan, pembatasan itu sesuai dengan instruksi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. Imbauan itu, saat ini telah disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga dapat diterapkan dalam masa tanggap Covid-19.
“Pembatasan kunjungan sudah dibuat tinggal sosialisasi ke masyarakat,” kata Azharuddin kepada wartawan, Jumat, 20 Maret 2020.

Azharuddin menjelaskan, jika situasi mendesak, pihaknya hanya memberikan akses kepada satu orang pendamping pasien yang sudah mendapat kartu dari rumah sakit. Kemudian pengunjung juga dibatasi waktu besuk hanya 10 menit.
“Yang ingin membesuk tunda saja dulu dalam 2 minggu ini,” imbau Azharuddin.
Menurut Azharuddin, fenomena penyebaran virus corona atau Covid-19 ini melalui interaksi antarmanusia, maka pemerintah telah menyarankan agar membatasi interaksi sosial selama 2 pekan ke depan.
“Sebaiknya di rumah aja dulu, menjalankan aktivitas dari rumah, membatasi diri di keramain untuk sementara waktu,” pungkasnya.[]




