BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, menyebutkan TNI berdiri netral pada semua calon kepala daerah dan harus memenangkan keamanan agar Pilkada berlangsung aman, nyaman dan damai. Hal tersebut disampaikan Pangdam IM saat menerima kunjungan Zakaria Saman dan T. Alaidinsyah serta Tarmizi A. Karim beserta ketua tim pemenangannya Sofyan Dawood pada waktu yang berbeda di Makodam Iskandar Muda, Selasa, 25 Oktober 2016.
Pada kesempatan itu, Pangdam IM mengucapkan selamat kepada para calon gubernur dan wakil yang telah ditetapkan oleh KIP Aceh dan mendapatkan nomor urut. Selain itu, Pangdam meminta kepada pasangan calon dan tim pemenangannya untuk bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat termasuk dari unsur TNI/Polri, KIP dan Pemerintah Daerah, mewujudkan Pilkada Aceh yang aman, nyaman dan damai.
“Untuk mewujudkan Pilkada yang aman, nyaman dan damai, ada tiga kunci sebagai pegangan yakni, pikiran jernih, hati bersih dan akal yang sehat,” kata Pangdam IM.
Menurutnya ketiga kunci ini harus dimiliki dan dilaksanakan oleh seluruh calon, KIP dan seluruh komponen masyarakat lainnya, termasuk aparat keamanan (TNI Polri) dan pemerintah daerah. “Karena hanya dengan syarat itulah bisa memilih pemimpin yang berkualitas,” kata Panglima Kodam Iskandar Muda.
Pada kesempatan tersebut ia menepis keraguan akan keberpihakan TNI.
“Hilangkan keraguan, TNI akan menjamin sikap netralitasnya, TNI ingin membangun kepercayaan masyarakat yang telah diberikan selama ini,” ujarnya.
Pangdam turut mengingatkan para calon kepala daerah bahwa masa tiga bulan terakhir ini, menjadi sangat krusial dan strategis. Menurutnya pada saat inilah momen menentukan masa lima tahun ke depan. Dia juga mengingatkan para calon kepala daerah untuk menghindari sikap memprovokasi, ancaman, tekanan dan fitnah. Hal tersebut diperlukan agar masyarakat bisa memilih calon pemimpinnya yang terbaik dengan pikiran, hati dan akal sehat.
Turut hadir dalam acara silahturahmmi tersebut Asintel Kasdam IM Kolonel Inf Hendri, Aster Kasdam IM Kolonel Inf Nefra dan Kapendam Iskandar Muda Kolonel Inf Mahfud.[]



