BLANGKEJEREN – Gayo Lues salah satu kabupaten yang setiap tahun mengadakan event pacuan kuda tradisional selain Aceh Tenggah dan Bener Meriah. Setiap memperingati HUT RI, pemerintah daerah biasanya mengadakan pacuan kuda dengan total hadiah mencapai ratusan juta.
Namun, sejak pandemi Covid-19, event olahraga pacuan kuda tradisional tidak lagi digelar. Anggaran direfocusing, dan kuda-kuda perkasa yang dirawat pemiliknya terpaksa menghabiskan waktu di kandang sembari menunggu event kembali dibuka Pemda.
Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Senin, 5 Juli 2021, di GOR Blangsere, saat ditanya apakah tahun ini ada event pacuan kuda seperti tahun-tahun sebelumnya di bulan Agustus dalam rangka memerihakan HUT RI, “kemungkinan tidak ada,” katanya.
Amru mengatakan kemungkinan besar tidak ada, tetapi belum didiskusikan dengan pihak-pihak terkait, baik masalah anggaran maupun permohonan izin.
“Ini belum kita diskusikan, dan nanti akan kita diskusikan, karena permohonan izin dari panitia juga belum ada, nanti akan kita diskusikan,” kata Amru.[]



