Di dalam pertempuran pertempuran yang lampau kita tidak pernah terdapat informasi bahwa gerakan kemerdekaan Patani mempunyai prinsip yang melibatkan orang tua, perempuan, kanak-kanak sebagai sasaran, hanya saja kejadian itu terjadi dengan tidak sengaja. 

Seperti dilansirr oleh media peduli Patani, deepsouthwatch.org, kamis, (02/03/2017), terjadinya peristiwa penembakan atas mobil sekolah di daerah Ruso, Narathiwat, kejadian tersebut mengakibatkan empat jiwa maut, dua cedera.

Tindakan penembakan dilakukan dengan sengaja dan membabibuta, sangat menyedihkan warga Patani pada umumnya dan tidak patut timpa atas warga Patani, karena konflik perlawanan di Patani hanya gerakan kemerdekaan Patani – pemerintah Thailand yang seharusnya terlibat.  

Dengan situasi politik Patani saat ini, warga Patani cukup tahu hal-hal terjadi itu, hanya tidak berani mengungkap, karena sering diangap sebagai simpatisan gerakan kemerdekaan Patani, kita bisa analisa bersama terhadap kejadian kejadian harian di Patani, baik itu aksi bentuk penembakan ataupun ledakan, sangat jelas siapa di balik itu.

Kami Alliance Patani Press Independent (APPI) sangat mengutuk atas kejadian begitu sengaja melibatkan golongan yang lemah sebagai sasaran dan kami menegaskan bahwa konflik perlawanan di Patani tidak akan menemui pintu kedamaian jika dialog perdamaian hanya membahas sekadar ruang lingkup teritorial saja.

Penyelesaian konflik di Patani, pemerintah sendiri tidak begitu jujur untuk mengangkat isu Patani sebagai isu nasional, seharusnya apabila terjadi pergantian perdana menteri yang baru, dialog perdamaian Patani tetap disambung dan diutamakan.

Dengan kasus ini, Kami beharap pemerintah segera menyelidiki secara cerdas, teliti dan bisa membawa pelaku tersebut dikemukakan pengadilan. jika proses hukum secara jujur sudah berlaku, peristiwa seperti ini tidak akan mengulangi lagi.

Penulis Faizun Ibnihusen