BANDA ACEH – Terkait musibah banjir bandang melanda Aceh Tenggara dan banjir genangan di daerah lainnya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah telah mengeluarkan instruksi kepada pihak terkait.
Kepala Biro Humas Setda Aceh Mulyadi Nurdin, Sabtu, 15 April 2017, mengatakan, Gubernur Zaini memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Aceh supaya terus mempercepat proses penanganan darurat pascabanjir bandang di Aceh Tenggara.
“Kepada Dinas sosial dan instansi terkait lainnya diminta segera menyediakan bantuan masa panik supaya semua kebutuhan dasar korban terpenuhi. Kepada instansi terkait supaya segera melakukan pendataan kerusakan dan korban banjir dan segera mengkoordinasikan rencana penanganan pascabanjir,” kata Mulyadi.
“Gubernur meminta kepada korban banjir baik korban jiwa, serta korban material, supaya diberikan penanganan serius kepada yang bersangkutan dan keluarganya. Penanganan pengungsi dilakukan dengan serius supaya fasilitas tersedia memadai, seperti makanan, tenda, MCK, selimut, dan lain-lain,” katanya.
BPBA dan Dinas Sosial diminta mengkoordinasikan semua proses penanganan banjir dengan instanti terkait, baik tingkat kabupaten, provinsi, serta nasional. Dalam menjalankan tugas, diminta memperhatikan keselamatan kerja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kalangan petugas lapangan.
“Gubernur mengimbau masyarakat supaya selalu waspada dengan perkembangan situasi. Jika ada ancaman musibah supaya segera melakukan upaya penyelamatan. BPBA harus selalu siaga menghadapi berbagai kemungkinan bencana susulan baik di Aceh Tenggara maupun di kabupaten lainnya, dan segera melakukan aksi cepat jika terjadi bencana,” kata Mulyadi Nurdin.[] (rel)


