Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsArena TTG 2015:...

Arena TTG 2015: Siswa SMA Takengon Buat Tripleks dari Cangkang Kerang dan Kopi

BANDA ACEH – Banyak hal yang bisa diproduksi jika ingin berinovasi. Begitulah yang yang dipikirkan guru bersama siswa SMA 1 Takengon. Berkat inovasi tersebut mereka mampu menghasilkan tripleks yang terbuat dari kulit cangkang kopi dan kulit cangkang kerang.

Hasil inovasi dan ide kreatif mereka dipajang dalam arena Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diadakan di stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu, 10 Oktober 2015. Dengan bermodalkan cawan, alat tumbuk, alat press, kulit cangkang kopi, kulit kerang, lem fox, dan air, siswa SMA 1 Takengon dapat menghasilkan tripleks.

“Barang ini belum diproduksi secara luas tapi ke depan rencananya SMA 1 Takengon akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten untuk menghasilkan papan belajar dari cangkang kerang dan kopi ini,” kata Tri Setiadi Ismail, salah satu siswa SMA 1 Takengon yang terlibat dalam produksi tripleks tersebut.

Ia mengatakan ide produk tersebut berasal dari guru kimianya, Elida Fitri. Ide tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk yang berguna dan untuk mengatasi maraknya illegal logging. 

Sehingga dengan munculnya alternatif tersebut diharapkan mampu mengatasi pembalakan hutan secara besar-besaran.

“Produk ini baru ditemukan awal tahun ini dan diharapkan bisa berguna untuk semua kalangan,” kata Tri Setiadi.

Tripleks hasil olahan limbah tersebut ternyata kuat layaknya tripleks pada umunya. Namun, belum bisa diproduksi dalam jumlah besar karena alat yang tergolong kecil untuk membentuk tripleks yang besar pada umumnya. Sehingga tripleks yang bisa dihasilkan hanya sebesar satu kali satu meter.[](bna)

Baca juga: