PULO ACEH – Sekelompok anak muda yang tergabung dalam ASHaF (Alumnus Sekolah Hamzah Fansuri) mengunjungi Pulau Aceh, Sabtu, 20 Februari 2016.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Kemah Sastra Hamzah Fansuri 20-23 Februari 2016.

Koordinator kegiatan, Syukri, mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang silturrahmi antar angkatan alumni Sekolah Hamzah Fansuri yang telah menyelesaikan studi jurnalistik dan sastra beberapa bulan yang lalu di bawah arahan budayawan dan sastrawan Aceh, Thayeb Loh Angen.

“Dengan acara ini, diharapkan sesama alumni semakin menjalin silaturrahmi, di mana alumni angkatan I dan angktan II belum pernah berjumpa sebelumnya,” ujar Syukri, Alumnus Sekolah Hamzah Fansuri angkatan II 2015 ini.

Menurutnya lagi, acara Kemah Hamzah Fansuri ini akan diisi dengan beberapa agenda yang telah dikonsepkan sebelumnya.

“Di antara agenda yang telah dikonsepkan sebelumnya yaitu para alumni ini nantinya secara bersamaan akan membuat tulisan yang layak untuk langsung dimuat di media, terutama yang menyangkut dengan Pulau Aceh,” kata Syukri di Pulo Breueh, Pulo Aceh, Aceh Besar.

Sekretaris ASHaF, Teuku Mukhlis, mengatakan dirinya sangat antusias mengikuti Kemah Sekolah Hamzah Fansuri yang diadakan di Pulau Aceh.

“Pulau Aceh punya pesona alam yang eksotis, jadi dengan ada kegiatan seperti ini, semoga pesona alam ini semakin terekspos oleh tulisan-tulisan alumnus Sekolah Hamzah Fansuri,” kata Mukhlis yang juga salah satu dari peserta.

Mukhlis berharap, pemerintah untuk lebih galak lagi dalam mempromosi Pulau Aceh ke dunia luar, agar turis-turis mancanegara juga menyinggahi pulau terluar ini.

“Aceh tidak hanya punya Pulau Weh Sabang, namun juga punya Pulau Aceh. Kalau ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka Pemerintah Aceh telah mengabaikan salah satu surganya di dunia,” kata Mukhlis dengan tegas.[]

Laporan: Rahmatullah Yusuf Gogo, anggota Alumnus Sekolah Hamzah Fansuri (ASHaF).