BerandaNewsASN di Aceh Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan dan Sosialisasikan Vaksinasi

ASN di Aceh Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan dan Sosialisasikan Vaksinasi

Populer

SINGKIL – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh harus disiplin menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. Hal ini sekaligus untuk memberi contoh yang baik kepada masyarakat agar membiasakan 5M secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

5M tersebut Memakai masker, dan Menjaga jarak, sering Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas atau bepergian, kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Masker harus dipakai dengan baik dan benar yakni menutupi hidung dan mulut. Masker bukan untuk disangkut pada dagu atau leher. Bukan pula sekadar menutupi mulut dengan masker. Hal ini seperti yang dilakukan sebagian warga termasuk ASN di Aceh selama ini berdasarkan hasil pantauan di sejumlah lokasi, baik pasar, warung kopi, dan fasilitas umum lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, kembali mengingatkan ASN untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Kedisiplinan tersebut penting di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 Aceh beberapa hari terakhir.

“Kemarin per (Ahad, 22/8) siang hari laporan kasus positif dari Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA Banda Aceh) di atas seratus orang, mungkin sampai sore angkanya lebih meningkat. Karena itu, harapan saya semua tetap waspada,” kata Taqwalah secara virtual kepada seluruh ASN Pemerintah Aceh usai mengikuti rutinitas zikir dan doa keselamatan pandemi, dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Al Fansury Singkil, di Kabupaten Aceh Singkil, Senin, 23 Agustus 2021.

Saat berdialog dengan para peserta zikir dan doa di SLB itu, Taqwallah juga meminta ASN Pemerintah Aceh ikut mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. “Berdasarkan data kemarin sudah 172 tempat tidur di Pinere RSUDZA terisi. Ini tentu kondisi yang tidak baik-baik saja. Jadi, mari kita bantu meringankan beban para Nakes (tenaga kesehatan) dengan tetap patuh dan terus mensosialiskan protokol kesehatan dan vaksinasi,” ujar Sekda Aceh.

Di samping disiplin menerapkan Prokes, Sekda Aceh juga mengimbau semua pihak memanjatkan doa dan zikir kepada Yang Maha Kuasa sebagai bentuk ikhtiar. “Kita memohon kepada Allah agar usaha kita ini membuahkan hasil dan semoga kita semua selalu dilindungi dan diberi kesehatan,” tutur Taqwallah.

Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Teuku Syarbaini, mengatakan pihaknya bersama para aparatur rutin mengikuti zikir dan doa setiap pagi di aula kantor dengan menerapkan Prokes.

Zikir dan doa bersama Pemerintah Aceh dijalankan sejak 15 Juli 2021 dan dilaksanakan setiap hari pada pukul 08.00- 08.30 WIB, sesaat sebelum dimulai aktivitas perkantoran.[](Irm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya