MEUREUDU – Kecelakaan yang menelan korban jiwa kembali terjadi di jalan lintas Banda Aceh – Medan, tepatnya di tikungan Gampong Tu, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya, Sabtu, 23 Desember 2017, sekitar pukul 23.30 WIB. Kali ini, kecelakaan melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza kontra Honda Supra yang menyebabkan satu orang tewas, satu kritis, dan enam luka lecet.

Koban yang tewas adalah Ferdiansyah (30), warga Desa Pakam, Kabupaten Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Almarhum saat kejadian mengendarai sepeda motor merek Honda Supra. Sementara rekannya, Broery Desfian (29) dalam kondisi kritis akibat kecelakaan tersebut. Broery merupakan warga Desa Pisang, Pala Galang.

Kapolsek Panteraja, Iptu Mahyuddin, kepada portalsatu.com/, mengatakan, kecelakaan itu terjadi tepatnya di tikungan Gampong Tu. Saat itu, mobil Avanza BL 673 DC yang dikemudikan Amri Sulaiman (27) warga Gampong Pata Timu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Birueun, meluncur dari Medan menuju Banda Aceh. Setiba di tikungan tersebut, dari arah berlawanan muncul sepmor Supra 125 BL 4963 TJ.

“Dugaan kita, pengemudi mobil Avanza tidak mampu mengendalikan mobilnya dan langsung menabrak sepmor hingga terjatuh,” kata Kapolsek, Minggu, 24 Desember 2017.

Penumpang Avanza semua selamat dan hanya mengalami luka lecet, yaitu Putri (17), warga Gampong Cot Bada, Bireuen, Santa Lina (18) warga Cot Trieng, Kecamatan Kuala, Bireuen, lecet kaki, dan Raihan (21) Gampong Paya Kareng, Peusangan, Bireuen, luka robek di siku.

Adapun Riski (18) warga Geulanggang Teungoh, Bireuen, dan Dhea Brina (15) warga Jangka, Andi (20) warga Pidie, serta Amri Sulaiman (supir), juga mengalami luka lecet di tangan dan bahu.

“Semua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan bagi yang luka. Sedangkan bagi korban meninggal dunia kita lakukan koordinasi untuk dijemput keluarganya,” kata Kapolsek sembari mengatakan kedua kendaraan untuk sementara diamankan pihak kepolisian guna proses lebih lanjut.[] (*sar)