Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaAwang Danuarto Resmi...

Awang Danuarto Resmi Jabat Dan Yonif Raider 112

BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI L. Rudy Polandi memimpin sertijab Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 112 / Dharma Jaya dari Letkol Inf Fajar Tri Yulianto, S.Sos., kepada Mayor Inf Awang Danuarto, S.Sos., di Lapangan Hitam Mako Yonif Raider 112, Kecamataan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 27 Juli 2016.

“Serah terima jabatan Danyonif Raider/Dharma Jaya ini hendaknya dapat dipahami sebagai upaya optimalisasi pencapaian tugas pokok Kodam Iskandar Muda,” ujar Pangdam IM dalam sambutannya.

Dia mengatakan Raider merupakan satuan pemukul Kodam IM yang disiapkan untuk menghadapi setiap ancaman dan kontijensi, yang mungkin timbul di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya provinsi Aceh. Pangdam IM berharap satuan ini dapat diandalkan untuk menghadapi berbagai tantangan tugas, yang mungkin dihadapi Kodam IM maupun TNI.

“Baik dalam skala lokal, maupun nasional,” ujarnya.

Pangdam IM meminta Yonif Raider 112/Dharma Jaya untuk selalu meningkatkan budaya belajar dan berlatih agar menjadi prajurit yang dibanggakan. Ini sesuai dengan semboyan cepat, senyap dan tepat.

Pangdam meminta semboyan tersebut agar benar-benar diwujudkan dalam bentuk kemampuan, yang dapat dibuktikan dalam setiap medan tugas. Namun Mayjen TNI L Rudy Polandi mengingatkan, keberhasilan tugas Yonif Raider 112 Dharma Jaya juga tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat dan kondisi wilayah di sekitar pangkalan.

“Oleh karena itu sangat diperlukan upaya pembinaan teritorial terbatas, juga mengikuti dinamika tugas yang terjadi di wilayah agar prajurit mengenal lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitar pangkalan,” katanya. 

Selain itu, kata Pangdam, reward and punishment juga harus benar-benar ditegakkan sehingga anggota dapat merasakan perhatian yang penuh dari pemimpinnya. Dia meminta Danyon untuk mampu menjaga, meningkatkan disiplin, memelihara dan mengembangkan kemampuan tempur satuannya serta meningkatkan kesejahteraan para anggota. Salah satunya caranya adalah dengan memberikan semua yang menjadi hak-hak anggota.

“Dan ini harus benar-benar ditegakkan sehingga anggota dapat merasakan perhatian yang penuh dari pemimpinnya. Para perwira sebagai komandan jangan hanya menunggu dipuji dan dihormati saja, melainkan harus mengawali dengan mengubah diri, merangkul, menghargai dan mengajak serta peduli terhadap anggota sebagai mitra kerja yang sama-sama berperan kemajuan organisasi,” ujar Pangdam.

Hadir dalam sertijab ini, perwakilan Kemhan Provinsi Aceh Brigjen TNI Hadi S., Kasdam IM Brigjen TNI  Moch. Fachrudin, S.Sos., Kabinda Provinsi Aceh Brigjen TNI Ruruh S., Danrindam IM Kolonel Inf Dani, Para asisten, Kabalak, Para Dansat, Dandim 0101 BS Letkol Inf Mahesa F., Kepala Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol Norman dan para Prajurit Yonif Raaider 112 / Dharma Jaya.[](bna)

Baca juga: